Pekerja Tewas Tertimpa Beton

INDOPOS.CO.ID – Peristiwa kecelakaan kerja merenggut korban tewas terjadi pada Kamis (10/11) sekitar pukul 23.40 kemarin. Lokasi kecelakaan tersebut di sebuah Proyek PT JO (Jont Operation PT Takenaka dan PT Total), Lot. 10 Kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Atas kejadian itu, korban tewas yakni Darlim, 31, pekerja proyek.

Kapolsek Kebayoran Baru, AKBP Teguh Wibowo menuturkan, kejadian kecelakaan kerja itu berawal ketika sedang proses pekerjaan, menurunkan alat pemberat gondola yang terbuat dari cetakan beton.  Dengan menggunakan alat berupa crane dari lantai 7 ke Ground Floor ( GF ), barang sudah turun di lantai GF.

Baca Juga :

Lalu tali sling dilepas oleh saksi Arif Yulianto, 32, setelah itu tali sling diturunkan dan diletakkan menjauh dari alat pemberat tersebut. Namun pada saat tali diangkat keatas kembali sebagian tali ternyata masih menyangkut pada alat pemberat sehingga roboh. “Menimpa korban Darlim yang pada saat itu juga ikut membantu saksi Arif Yulianto,” terangnya.

Kemudian korban langsung dibawa ke RSAL Mintoharjo, korban sempat dirawat di UGD namun Jumat (11/11) sekitar jam 04.00, korban meninggal dunia. Atas kejadian kecelakaan kerja itu. Korban mengalami luka pada bagian paha kanan patah dan pendarahan pada otak serta mengeluarkan darah di hidung dan mulut.

Baca Juga :

Petugas Kepolisian yang masih menyelidiki kasus yang mencurigakan tersebut, segera melakukan cek TKP, mengamankan TKP dengan memasang garis Police Line. Membuat Visun et Repertum dan mengecek jasad korban di RSAL Mintoharjo.

Sementara, saksi-saksi diantaranya Arif Yulianto, asal Pemalang, Pekerja dibagian Safety, beralamat di Kampung Pasir Kolot, RT 003/003, Desa Malangbong, Kec. Malangbong, Kab. Garut, Jawa Barat, kini dalam pemeriksaan polisi.

Baca Juga :

Atas kejadian itu, petugas memberitahukan keluarga korban yang beralamat di Sidomulyo, RT 001/004, Desa Sidomulyo, Kec Sidomulyo, Lampung Selatan. (ibl)

 

Komentar telah ditutup.