Puluhan KK Korban Banjir Dievakuasi

INDOPOS.CO.ID – Polres Metro Bekasi Kabupaten mencatat ada 108 rumah di Desa Sumbersari, Pabayuran, yang terendam sejak tanggul Sungai Citarum jebol. Rata-rata ketinggian air mencapai 1.5 meter. Akibatnya, 60 kepala keluarga (KK) yang sudah dievakuasi ke dataran lebih tinggi. ”Semua warga yang rumahnya terendam sudah dievakuasi Senin malam,” kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kabupaten, AKP Kunto Bagus, kepada wartawan, Selasa (15/11)

Kunto menambahkan, data yang dimiliki dari Kampung Babakan Poncol, RT 09 RW 2, Desa Sumbersari, Pabayuran, Kabupaten Bekasi ada 120 KK dan 600 jiwa yang menjadi korban banjir. “Untuk sementara yang sudah terevakuasi ke dataran lebih tinggi 60 KK dan 320 jiwa,” ujarnya.

Meski begitu, kata Kunto, di wilayah tersebut memang warga sudah sering dilanda banjir. Akan tetapi, pihaknya bersama pemerintah daerah terus melakukan pengawasan pasca Sungai Citarum meluap. “Dari informasi warga di wilayah sana, memang warga sudah terbiasa dengan air luapan,” jelasnya.

Kunto mengaku, beberapa bantuan makanan dan kebutuhan para pengungsi sudah tersedia. Salah satunya seperti mie instan, air mineral dan selimut. “Saat ini, kami masih melakukan proses evakuasi warga di sana dan juga bersama sejumlah pihak seperti TNI, Pemda, dan tim BPBD sudah melakukan sejumlah bantuan seperti mendirikan posko dan tenda di lokasi, bantuan kesehatan,” imbuhnya.

Baca Juga :

Sebelumnya, sebagian wilayah Kabupaten Bekasi dilanda banjir akibat tanggul Sungai Citarum jebol, Senin (14/11). Penyebab jebolnya tanggul Sungai Citarum itu karena pintu air Waduk Saguling, Kabupaten Bandung dibuka.

Kondisi Waduk Saguling telah mencapai 643,70 mdpl, dengan elevasi mencapai 643,80 mdpl. Sesuai dengan standar operasi, maka pintu spillway nomor 3 akan dibuka setinggi 1 meter. Dengan begitu akan mempengaruhi debit Sungai Citarum. (dny)

Baca Juga :

Komentar telah ditutup.