Kamis, 20 September 2018 10:22 WIB
pmk

Indosport

Spurs Akan Pensiunkan Jersey Duncan No 21

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID – Klub San Antonio Spurs memastikan bakal memensiunkan nomor punggung 21 milik salah satu andalan mereka yang baru saja pensiun pada akhir musim lalu, Tim Duncan. Duncan merupakan salah satu Big Man terbaik tim pada era modern. Prestasinya luar biasa dan dia memang pantas diberi penghormatan. Spurs mengumumkan hal ini di situs resmi mereka secara langsung. "San Antonio Spurs mengumumkan akan memensiunkan jersey nomor 21 milik Tim Duncan. Prosesi ini akan terjadi setelah laga melawan New Orleans Pelicans, 18 Desember 2016. Bakal ada postgame seremoni spesial untuk menghormati Duncan di AT&T Center. Hal ini juga akan disiarkan langsung FOX Sport Southwest," tulis mereka. Duncan menjadi pemain ke delapan Spurs sepanjang sejarah yang jerseynya akan digantung sebagai salah satu legenda terbaik tim. Sebelumnya ada nama James Silas (13), Johnny Moore (00), Avery Johnson (6), George Gervin (44), Sean Elliott (32), David Robinson (50), dan Bruce Bowen (12). Bahkan banyak yang mengungkapkan bahwa Duncan adalah salah satu pemain terbaik yang pernah berseragam Spurs. Pelatih Los Angeles Lakers, Luke Walton, sepertinya sangat serius dalam mengembangkan tim agar tak menjadi pesakitan seperti dua tahun terakhir. Performa Lakers musim ini terbilang menawan dan sudah meraih 7-5 dan berada di peringkat tujuh klasemen wilayah barat. Walton memberikan warna baru terkait filosofi permainan Lakers. Dia bukan pelatih yang senang akan penonjolan satu pemain dalam tim. Kolektivitas Lakers terlihat jelas sangat menonjol musim ini. Dilansir dari ESPN, Walton ternyata secara khusus membuat permintaan terkait jumlah passing per laga agar aliran bola bisa mengalir. Kabar yang beredar, Walton meminta para pemain membuat kombinasi minimal 300 passing per laga. Hal ini juga dilakukan saat dia masih menjadi asisten Golden State Warriors musim lalu. Selain itu, para pemain cadangan juga acap dijadikan sebagai katalis oleh Walton. Bisa dilihat nama seperti Lou Williams dan Jordan Clarkson acap menjadi pemain-pemain penting di momen kunci. Padahal kedua pemain bukan starter di dalam skuad. Perputaran bola yang baik membuat field goals para pemain Lakers pun berimbang terutama untuk para pemain yang menonjol. Jumlah 300 passing per laga memang tak terlihat nyata di dalam statistik, tapi target yang diminta itu membuat pemain seperti D'Angelo Russell hingga Julius Randle mampu tampil apik secara bertahan maupun menyerang. (rap/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #nba 

Berita Terkait

Ini Starting Five NBA All-Star 2018

Basket NBA

Legenda Phoenix Suns Tutup Usia

Basket NBA

Derrick Rose Akui Performanya Jauh dari Terbaik

Indosport

LA Lakers Siap Menembus Playoff

Indosport

IKLAN