Teerasil Dangda: Kami Tahu Apa yang Diharapkan Indonesia

INDOPOS.CO.ID – Menang melawan Singapura di Rizal Memorial Stadium saja tidak cukup bagi Indonesia untuk lolos dari fase grup. Ada faktor penentu lain: Thailand yang sudah lolos dengan status juara grup tidak kalah dari Filipina.

Pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang sudah berjanji pasukannya bakal tetap tampil 100 persen. Jaminan kedua datang dari mesin gol tim berjuluk Gajah Perang itu: Teerasil Dangda. Asalkan diturunkan, Teerasil yang tak terpaut jauh dari rekor top scorer sepanjang masa Piala AFF itu berjanji menjebol gawang Filipina sebanyak mungkin.

Baca Juga :

Berikut petikan wawancara Jawa Pos (Grup INDOPOS.CO.ID) dengan pemain yang pernah membela klub Spanyol Almeria itu di hotel tempat skuad Gajah Perang menginap di Manila kemarin (24/11).

Bagaimana persiapan Anda untuk pertandingan terakhir besok (hari ini, Red)?

Sudah tentu sangat siap. Dan, bukan hanya saya. Rekan-rekan setim juga sudah sangat siap untuk memberikan permainan terbaik mereka.

Thailand sudah pasti lolos ke babak semifinal. Banyak yang bilang kalau Thailand tidak akan begitu fight di pertandingan terakhir?

Saya kira tidak seperti itu. Kami ingin lolos ke babak selanjutnya dengan poin sempurna. Kami ingin memenangkan pertandingan besok. Bukannya kemenangan kami juga diharapkan oleh negera kalian? Kami tahu tentang harapan kalian itu hehehe.

Baca Juga :

Saat ini Anda sudah mencetak 12 gol sepanjang mengikuti Piala AFF. Cuma butuh lima gol gol untuk mematahkan rekor top scorer sepanjang masa. Apakah kamu berambisi melalukannya?

Tidak ada ambisi khusus untuk itu (top scorer, Red). Ambisi terbesar saya adalah bermain bagus dan membawa tim ini memenangkan setiap pertandingan. Tapi, kalau ada peluang, pasti saya akan memanfaatkannya. Saya siap fight di pertandingan besok.

Jawa Pos : Bagaimana Anda menilai Filipina?

Dangda : Sama dengan Indonesia, mereka juga butuh kemenangan. Dan, sudah tentu mereka akan bermain lebih terbuka. Bagi saya, ini akan lebih mudah untuk mencetak gol ke gawang mereka dibandingkan saat melawan Singapura bermain dengan jumlah pemain lebih banyak di kotak penalti mereka.

Anda pernah bermain di Spanyol. Apakah tidak ada keinginan untuk kembali bermain di sana?

Dangda : Spanyol dan Eropa sudah menjadi kiblat sepak bola dunia saat ini. Dan, semua pemain tentu berhasrat untuk bermain di sana. Tapi, saat ini saya belum berpikir ke sana. Saya masih ingin fokus bersama tim nasional. Tapi, kalau ada tawaran, saya oke-oke saja. (*/ttg/jpg)

Komentar telah ditutup.