Pepet Pemotor dan Todong Golok, Polisi Buru Kawanan Begal

INDOPOS.CO.ID – Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang anggota kawanan begal motor yang selama ini malang melintang di Jakarta. Begal bernama Arman, 27, itu ditangkap di kawasan Jalan Pedongkelan Kapuk Cengkareng Jakarta Barat, tiga hari lalu.

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto menjelaskan, pihaknya menangkap Herman setelah mendapat laporan dari korbannya yang motornya dirampas pelaku saat melintas di Jalan Raya Salembaran Kosambi Tangerang.

”Jadi modus tersangka ini langsung memepet korban yang sedang mengemudikan motornya melintasi jalanan sepi. Selanjutnya tersangka mengancam korbannya menggunakan goloknya, dan jika korban melawan maka tersangka ini langsung membacoknya,” terang Budi di Mapolda Metro Jaya, Minggu (27/11).

Saat ditangkap, polisi menyita beberapa barang bukti dari Arman. Yakni, sebilah golok yang biasa digunakan merampok kotor korban, satu unit motor tanpa surat-surat yang biasa digunakan pelaku dalam beraksi. Disita pula satu unit ponsel, serta sehelai baju yang dikenakan pelaku saat beraksi.

Baca Juga :

Menurut Budi, saat ini pihaknya masih memburu beberapa anggota kawanan begal pimpinan Arman. Mereka adalah Ahmad alias Madun, Udin alias Kijut, Ano alias Unyil, Maman alias Conder, Aris alias Kiwong dan Manda yang saat masih dalam pencarian. ”Tersangka Arman masih terus menjalani pemeriksaan, saat ini dia dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, pada Kamis (24/11) jajaran Polsek Kalideres juga berhasil menangkap JR, 24, setelah merampas ponsel milik Ardi dan Abdul Qhoir, yakni ponsel merk Samsung warna putih dan Asus warna hitam. Tersangka JR sendiri terpaksa ditembak pada kakinya oleh polisi lantara berusaha kabur saat diminta polisi menunjukkan lokasi persembunyian temannya yang bernama panggilan Kancut.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Khoiri menjelaskan penangkapan JR berawal pada Kamis malam (24/11) pukul 20.30, saat itu JR bersama Kancut yang mengendarai motor merk Yamaha Mio warna hitam B 3026 BCW berpura pura menjadi pengamen. Keduanya lalu menghapiri korban dan meminta uang kepada korban Ardi dan Abdul Qhoir yang saat itu sedang duduk di tepi jalan sambil bermain ponsel, persisnya di tepi Jalan Bundaran Perumahan Baru Daan Mogot Kalideres Jakarta Bara,.

Melihat korban membawa ponsel, JR dan Kancut langsung merampas kedua ponsel korban dan selanjutnya langsung kabur. Namun kedua korbannya langsung berteriak minta tolong sambil mengejar kedua pelaku. Teriakan dari korban tersebut mengundang perhatian warga dan tim reserse polisi yang kebetulan sedang melintas dan langsung ikut mengejar kedua pelaku. Alhasil, polisi berhasil menangkap JR, sedangkan Kancut berhasil lolos.

Malam itu juga, JR diperintahkan untuk menunjukkan lokasi persembunyian temannya itu. Namun saat sedang berjalan menuju lokasi Kancut bersembunyi, JR langsung lari ke arah semak-semak yang gelap. Beruntung polisi berhasil membekuk kembali JR meski dengan cara menembak betis kaki kanan JR. Sayangnya Kancut yang diburu berhasil kabur begitu mendnegar suara ribut-ribut.

Kepada penyidik, JR yang tinggal di Jalan Bangun Nusa III Cengkareng Timir Jakarta Barata ini mengaku pernah mencuri kotor di kawasan Semanan Kalideres Jakarta Barat. ”Saat ini tim sedang memburu rekan tersangka JR ini, semoga dalam waktu dekat bisa tertangkap,” pungkas AKP Khoiri. (ind)

Komentar telah ditutup.