Kamis, 15 November 2018 11:31 WIB
pmk

Total Football

Fans Hening Cipta, Lepas 71 Merpati

Redaktur:

Ribuan pendukung Atletico Nacional memadati Estadio Atanasio Girardot, lokasi pertandingan final yang mempertemukan tuan rumah dengan Chapecoense.

INDOPOS.CO.ID – Tragedi Chapecoense memang membuat final Copa Sudamericana yang sedianya digelar kemarin ditunda untuk sementara waktu. Namun, ribuan pendukung Atletico Nacional malah memadati Estadio Atanasio Girardot, lokasi pertandingan final yang mempertemukan tuan rumah dengan Chapecoense.  

Suasana duka begitu kental terasa di sana. Mengenakan atasan putih, pendukung Los Verdolagas-julukan Atletico Nacional- terlihat begitu terpukul mengingat insiden memilukan yang menimpa calon lawan tim kesayangannya, Chapecoense.

Pesawat LaMIA tipe RJ85 yang mengangkut pasukan Chapecoense dari Bolivia menuju Kolombia terjatuh di pegunungan dekat Medellin, Kolombia, Selasa (29/11). Sembari membawa lilin, mereka kompak menyanyikan sebuah lagu tanda penghormatan kepada para korban. 

''Kami tidak akan melupakan juaranya. Teruslah mengenang, seluruh daratan Amerika Selatan. Kami takkan melupakan sang juara Chapecoense,'' begitu lirik lagu tersebut. 

Memang, Atletico Nacional sudah meminta Conmebol untuk menyerahkan trofi juara Copa Sudamericana kepada Chapecoense sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan.

Kehadiran para penggemar Atletico sendiri merupakan inisiatif klub yang ingin mengadakan seremonial dengan berdoa bersama mengingat para korban tragedi tersebut. Saat itu, para pemain Atletico berdiri melingkar di tengah lapangan untuk mengheningkan cipta.

Beberapa saat kemudian,  Federico Gutierrez, Walikota Medellin melepaskan 71 ekor burung merpati sebagai simbol korban pesawat maut. ''Hal terburuk dalam sebuah masyarakat adalah ketidakpedulian. Kami pernah menjadi salah satu kota paling berbahaya di dunia. Kami tahu rasanya diacuhkan. Kami semua harus bersatu,'' kata Gutierrez. 

Tidak hanya publik Atletico, Fox Sports Brasil juga memberikan tribut kepada Caio Junior dkk dengan menayangkan layar hitam sesuai jadwal pertandingan final tersebut selama 90 menit. Maksudnya adalah 90 menit untuk mengheningkan cipta. (okt)


TOPIK BERITA TERKAIT: #tragedi-pesawat-jatuh 

Berita Terkait

IKLAN