Senin, 19 November 2018 10:29 WIB
pmk

Hukum

Kasus Jaksa Pemeras Ditangani Kejagung

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah menyerahkan hasil kesimpulan dan pemeriksaan Jaksa (AP) kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait pelanggaran menakut-nakuti seseorang. AP terancam dicopot dari jabatannya karena melanggar Peraturan Pemerintah (PP) 53/2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Seperti diketahui, AP adalah seorang Jaksa fungsional berusia 58 tahun yang bertugas di Kejati Jawa Barat yang diamankan pada Kamis malam (1/12), usai mendapat laporan dari masyarakat karena sudah menakut-nakuti dan meminta sejumlah duit kepada seseorang.

Kepala Kejati Jawa Barat, Setia Untung Arimuladi mengatakan, kesimpulan dari pemeriksaan kasus yang dilakukan anak buahnya sudah diusulkan kepada Kejagung untuk diberikan sanksi sesuai PP 53/ 2010 karena terbukti melanggar disiplin PNS. "Usulannya baru sanksi pelanggaran disiplin PNS saja," ucap Untung saat dihubungi Radar Bandung melalui telepon, Jumat (2/12).

Untung menegaskan, manakala proses pemeriksaan selanjutnya AP terbukti melakukan unsur pidana maka pihaknya tidak segan memberikan sanksi seperti di copot jabatannya atau diberhentikan secara tidak hormat. Namun, kata Untung, saat ini kasus tersebut sedang dioroses sepenuhnya sesuai hukum. "Kalau ada pelanggaran harus diberikan sanksi baik itu ringan, sedang ataupun berat. Kita tunggu saja perkembangannya," tuturnya.

Kata Untung, AP diperiksa dan dimintai keterangan secara maraton hingga pukul 24.00 WIB (Kamis, 1/12), pasca diamankan pihak Kejati Jawa Barat dari pukul 14.30 WIB usai melakukan pertemuan dengan seseorang disebuah rumah makan di Jalan R.E Martadinata, Kota Bandung. "Pas ada laporan dari masyarakat kami langsung amankan dan periksa terduga AP," ujarnya.

Hingga saat ini pihak Kejati Jawa Barat belum bisa memberikan keterangan secara detail apakah ada bukti tansaksi pemerasan atau bukti lainnya yang bisa dikonfirmasi. Menurut Untung, kasus kasus ini sedang berproses bila ada informasi lanjutan pihaknya tidak sungkan untuk membeberkan. "Sementara informasinya demikian, nanti kami beritahu perkembangannya," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, pukul 11.30 Kejati Jawa Barat menerima informasi dari masyarakat melalui Hot Line di nomor 08172000665 ada oknum Jaksa yang mencoba menakut-nakuti seseorang untuk meminta sejumlah duit.

Berdasarkan informasi tersebut, Untung meminta Aspidsus dan Asintel segera turun ke lapangan mengecek kebeneran dan melakukan pengintaian. Sekitar pukul 14.30 mobil yang ditumpangi AP masuk ke Kantor Kejati Jawa Barat kemudian AP langsung diamankan untuk dimintai kejelasan tandasnya.(arh/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kejagung # 

Berita Terkait

Istri Chuck Menangis, Dua Jaksa Ditahan

Headline

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Kejaksaan Petakan Ormas Radikal

Hukum

IKLAN