Senin, 24 September 2018 11:18 WIB
pmk

Nusantara

Walikota Non Aktif Cimahi Ditangkap KPK, Ada Apakah Gerangan?

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

TANDA TANYA: Atty Suharti dalam sebuah kesempatan. (Foto: Pojok Satu)

INDOPOS.CO.ID- Walikota Cimahi non aktif, Atty Suharti bersama suaminya yang juga mantan Walikota Cimahi, Itoch Tochija bersama pria berinisial MM dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediamannya di Jalan Sari Asih IV No. 16 Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jumat (2/12) pagi.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus saat dihubungi, Jumat (2/12). "KPK meminta bantuan kepada kepolisian untuk membantu pengamanan di kediaman (Atty)," katanya.

Sebelumnya, pada Kamis (1/12) malam, petugas KPK melakukan penggeledahan di dalam kediaman Atty dan Itoch selama kurang lebih sembilan jam, dari pukul 19.30 WIB hingga 05.30 WIB.

”Jam setengah enam paginya mereka dibawa KPK dengan beberapa berkas," katanya.

Menurut Yusri, KPK datang ke kediaman Atty menggunakan lima unit kendaraan roda empat dengan jumlah anggota sekitar 15 orang.

Meski demikian, Yusri belum bisa memberi keterangan perihal penggeledahan KPK yang dilakukan.

Dari pantauan pada Jumat (2/12) pagi, kediaman Atty terlihat sepi dengan pagar tertutup. Tidak terlihat aktivitas di dalam rumah, yang terlihat hanya dua orang petugas keamanan di dalam rumah.

"Sudah keluar (rumah) sama bapak. Tapi Saya ga tahu kapan, karena ini saya baru gantian jaga," kata Satpam rumah Atty, Otong Tiwo.

Terpisah, Ketua tim pemenangan pasangan Atty Suharti - Ahmad Zulkarnain dalam Pilkada, Irfan salim tidak bisa berkomentar banyak terkait penggeledahan Atty dan Itoch oleh KPK.

"Saya tidak bisa komentar, kami fokus melakukan program pemenangan," katanya melalui sambungan telefon.(bbb/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN