Minggu, 23 September 2018 08:09 WIB
pmk

Nusantara

Serem…66 Mantan Begal Bebas Berkeliaran di Sorong

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

RAWAN: Salah satu sudut Kota Sorong yang dilaporkan sering terjadi aksi pembagalan.

 

INDOPOS.CO.ID-Perampasan, pemerasan, perampokan, dan yang belakangan ini marak terjadi di Kota Sorong, disinyalir pelakunya merupakan resedivis yang telah keluar dari lembaga pemasyarakatan dan kembali beraksi.

Bahkan pelaku begal di kota itu, kini tak segan-segan melukai korbannya jika mendapatkan perlawanan. Seperti halnya yang dialami Syaiful Anwar di Jalan Arteri, Kota Sorong baru-baru ini. Syaiful harus opname di rumah sakit karena menderita luka bacokan di beberapa bagian tubuhnya setelah dibegal dua pelaku.

Sinyalemen pelaku begal yang kian beringas merupakan mantan penghuni Lapas, kian terkuak setelah akun facebook salah satu narapidana yang memposting ancaman pada pihak kepolisian yang menangkap salah seorang rekannya terkait kasus begal.

Menurut keterangan, sedikitnya ada 66 mantan narapidana kasus pencurian, 20 di antaranya kasus perampokan dan begal, telah bebas dari Lapas Sorong usai menjalani masa hukumannya masing-masing.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Sorong, Maliki,SH,MH mengatakan, Lapas Sorong memilik 31 ruangan yang terbagi dalam beberapa blok. Saat ini over kapasitas, menampung total narapidana sebanyak 367 orang, satu ruangan diisi 14 hingga 18 orang.

”Untuk pasal 365 yaitu begal dan perampokan ada 20 orang, pasal 363 yaitu pencurian biasa ada 68 orang, sedangkan yang sudah bebas dalam kasus begal yaitu 66 orang,” kata Maliki kepada Radar Sorong (INDOPOS GROUP) via ponsel, Kamis (1/12).

Maliki mengatakan, pihaknya sudah bekerja sesuai aturan. Selama berada di tahanan, warga binaan diberikan  pembinaan semaksimal mungkin sehingga ketika keluar nanti diharapkan tidak melakukan kesalahan yang sama ataupun kesalahan yang baru.

”Kami berharap dengan dibinanya mereka di sini nanti keluar bisa berubah lebih baik lagi dan tidak melakukan kesalahan,” katanya.

Warga binaan Lapas lanjut Maliki, kini cukup enak kerena kehidupan mereka di Lapas terjamin, salah satunya makan yang teratur. Pelayanan Lapas pada warga binaan sangat diperhatikan. 

“Kami punya jadwal makan dan daftar menu yang setiap hari diganti-ganti dan itu sudah ditentukan memang, seperti ikan, ayam, daging, tahu tempe juga ada buah dan sayur yang berbeda-beda. Intinya setiap hari 3 kali makan, pagi, siang dan malam dengan daftar Menu yang berbeda setiap harinya,” jelas Maliki.

Bagi warga binaan yang memiliki keahlian, juga bisa dikembangkan mengingat Lapas Sorong bekerjasama dengan BLKI Kota Sorong. Didalam Penjara, semua warga binaan bisa mengeksplorasi bakat mereka, dan hal ini sangat didukung pihak Lapas.

“Di antaranya ada yang bisa buat kerajinan tangan yaitu bunga hias, ada yang bisa masak bisa jadi koki dapur Lapas dan itu kita apresiasikan,” ujarnya.

Kalapas menambahkan, warga binaan Lapas harus disiplin, teratur, komitmen dan konsekuen. Kapan bangun pagi, kapan makan, kapan bersih-bersih, semua sangat teratur. “Di lingkungan Lapas harus bersih dan rapi karena warga binaan konsekuen dengan tugasnya masing-masing, jangan heran bila melihat halaman dan parit atau saluran air bersih sehingga tidak ada sampah,” tandasnya.

Salah satu narapidana kasus begal yang kini menjalani hidup di Lapas Sorong, Oktavian (25) mengaku menyesal telah melakukan pembegalan. Menurutnya, perbuatan begal dilakukannya tanpa sadar karena saat itu dalam keadaan mabuk.

“Kejadian di Klademak 3, waktu itu jam 3 subuh baru ada ibu dan anaknya pakai motor, terus saya dengan teman ambil paksa HP-nya karena ia tabrak mobil. Saya menyesal sudah melakukan begitu,” katanya.

Sedangkan kasus begal yang dilakukan Varian, yang melakukan pembegalan di sekitar kantor Wali Kota Sorong. Dalam kejadian begal yang dilakukannya, ia diganjar hukuman selama 2 tahun 6 bulan. “Saya dan teman ambil paksa HP, korban teriak dan kita dipukul massa,” katanya. (zia/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #begal 

Berita Terkait

Ditinggal Komplotannya, Begal ABG Ini Dibekuk Warga

Megapolitan

Abis Begal, Pelaku Nabrak Pembatas Jalan

Megapolitan

Begal Motor Kelompok Bayur Digulung, Dua Ditembak

Banten Raya

Kawanan Begal Motor Jakarta Selatan Diciduk

Jakarta Raya

IKLAN