Senin, 24 September 2018 01:21 WIB
pmk

Nusantara

Gara-gara Narkoba, Tiga Ibu Rumah Tangga Ini Disergap Polisi

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

JADI BANDAR: Tiga tersangka wanita pengedar narkoba diapit dua polisi Polsekta Banjarmasin Timur.

 

INDOPOS.CO.ID-Tiga perempuan jaringan pengedar narkotika satu per satu dijemput anggota Buser Polsekta Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (1/12) dini hari.

Mereka Rohana Ulfah (34),  warga Sutoyo S Komplek Ar Rahman Rt 06 Banjarmasin Barat dan Sumiati alias Mega (26) warga Sutoyo S Gang Purnawirawan Ujung Rt 16,  Banjarmasin Barat, serta Yulia Faramitha (28) warga Pekapuran A Rt 11, Banjarmasin Tengah.

Penangkapan bermula  saat anggota Buser Polsek Bantim mengamankan Faisal Rahman (26) warga Sultan Adam Komplek Taman Citra Rt 11, dan Adi Saputra (23) warga Belitung Darat, serta Nur Ahmad Sugita (23) warga A Yani Km 7 Komplek Purnama II Kabupaten Banjar dan Syarif Hidayatullah (24) warga Pemurus Luar Komplek Handayani Banjarmasin Selatan.

Keempat pria itu diduga hendak berpesta narkoba di salah satu tempat hiburan malam. Dari saku celana Faisal ditemukan 3 setengah butir pil ekstasi berwarna coklat.

Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap Adi, ditemukan setengah pil ekstasi yang sempat dibuangnya ke tanah. Petugas lalu mengamankan keempatnya dan menginterogasi mereka.

Terungkap dari keterangan Faisal bahwa barang yang hendak mereka gunakan dibeli dari Rohana. Polisi lalu melakukan pengembangan dan menggeledah kediaman Rohana, dini hari itu,  dan dia temukan satu paket sabu dan uang tunai Rp 1, 2 juta yang diyakini hasil penjualan narkotika.

Pengembangan tidak terhenti, kembali polisi menggali dan mengorek keterangan Rohana dan ia menyebut bahwa mendapatkan barang haram dari Sumiati alias Mega (26).

Tiga belas paket sabu dan 25 butir pil ekstasi warna coklat dan  satu butir warna hijau serta satu buah timbangan digital hasil penggeledahan di rumah Mega.

Kembali Mega menyebut bahwa dia mendapatkan dari tangan Yulia dan dari hasil selanjutnya tidak ditemukan barang bukti lain.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana membenarkan adanya penangkapan jaringan pengedar narkotika dan penggunanya tersebut. Itu hasil giat yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Bantim. Kala itu keempat penggunanya dicurigai anggota lalu dilakukan pemeriksaan.

“Digeledah dan ditemukan barang bukti, lalu dilakukan pengembangan hingga mendapatkan 3 orang perempuan yang menjadi pengedar dan bandarnya,” jelas Anjar.

Kepada petugas keempat lelaki tersebut mengakui barang itu adalah milik mereka berempat yang dibeli secara urunan. “Adi Rp200 ribu dan Sigit Rp150 ribu, Syarif Rp 250 ribu dan sisanya Faisal Rp 1,2  juta beli 4 butir ekstasi. Itu mereka sepakati sebelum menikmati dunia hiburan malam. Tiga  pengedar dan 4 pemakainya masih menjalani penyidikan mendalam,” tegas Anjar. (lan/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN