Rabu, 21 November 2018 07:09 WIB
pmk

Nusantara

Mantap, Banana Green Belt Siap Saingi Meksiko

Redaktur:

Asisten Daerah II Setda Provinsi Jawa Barat Prof Deny Juanda.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) akan mengembangkan proyek Agriculture dengan nama Banana Green Belt. Program ini digagas karena terkesan dengan Meksiko yang berhasil memanfaatkan buah pisang untuk sumber pendapatan negaranya. 

Asisten Daerah II Setda Provinsi Jawa Barat Prof Deny Juanda mengatakan, program ini rencanannya akan digulirkan pada 2018 mendatang. Teknis pelaksanaan dilakukan oleh BUMD PT Agro Jabar. ”Lahan milik BUMD sudah siap ditambah lahan miliki masyarakat. Kalau diberdayakan bisa mencapai sepanjang 400 kilometer,” jelas Deni di Gedung Sate, belum lama ini. 

Menurutnya, budidaya pisang akan dikembangkan di wilayah Jabar Selatan sekaligus mendorong potensi pariwisata di kawasan tersebut. Ini juga jadi upaya memacu pertumbuhan baru. Dirinya mengatakan, program ini adalah ide gubernur Jabar Ahmad Heryawan ketika meninjau hasil pembangunan infrastruktur di jalur selatan. Dia berharap, masyarakat di sana bisa diberdayakan selain program penambahan lahan pertanian di daerah itu.

Untuk pengembangan program ini, kata dia, pihaknya sudah meminta kepada Institut Pertanian Bogor untuk melakukan penelitian terhadap tanaman pisang. Dan diputuskan untuk dibudidayakan dua jenis pisang yaitu raja bulu dan papendi. Untuk teknisnya, kata dia, nantinya di setiap 1 kilometer akan ada lahan 4 hektar yang akan ditanam pohon pisang. ”Sekarang  kira kira ada 4 hektar dulu. Nanti nyambung dan diperluas,” ucapnya.

Deni mengatakan, PT Agro Jabar dalam pengembangannnya juga terus melakukan beberapa inovasi dan penelitian bersama IPB. Sehingga tidak hanya dihasilkan pisang mentah tapi juga produk-produk lain. Terlebih selain menjadi makanan olahan, buah pisang pun bisa dijadikan tepung dan terigu. ”Dari bahan baku pisang ini bisa dibuat berbagai macam produk seperti tepung, obat-obatam, kosmetik pelembab dan lainnya. Target kita mulai di dalam negeri dulu,” pungkas dia. (yan/rie)


TOPIK BERITA TERKAIT: #nasional 

Berita Terkait

Ingin Olah Sagu Menjadi Aneka Pangan

Jakarta Raya

IKLAN