Senin, 19 November 2018 02:36 WIB
pmk

Liga Inggris

Jadi Pengganti Rosberg, Alonso Pole Position

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Mercedes mencari pengganti Nico Rosberg. Driver yang baru saja mengukuhkan diri menjadi juara dunia itu mundur dari Formula 1.

Tekanan besar, terutama sebagai rekan satu tim Lewis Hamilton, menjadi salah satu alasan Rosberg mundur. Dia mengakui tidak sanggup lagi melewati satu musim dengan tekanan mental sebesar itu. 

Kini Mercedes harus mencari pembalap pengganti yang mampu mengimbangi pamor dan mental bertarung Hamilton.

Untuk pengganti Rosberg musim depan Hamilton menyatakan tidak berharap banyak pada Mercedes. Dia hanya ingin diperlakukan setara. Sebuah peringatan bagi Mercedes.

Ya, Hamilton merasa sepanjang musim 2016, timnya lebih mendukung Rosberg untuk mengejar gelar juara dunia. Sampai-sampai, di seri terakhir GP Abu Dhabi pembalap 31 tahun itu tak mematuhi instruksi dari Direktur Teknis Paddy Lowe yang hingga kini masih menjadi kontroversi,

''Jujur saya tak peduli siapa yang bakal menjadi rekan setim nanti. Siapa pun itu, saya akan siap  mengalahkannya,'' ujar Hamilton. ''Yang saya mau adalah kami diperlakukan sama,'' ucap pembalap 31 tahun tersebut seperti dilansir Marca.

Dari sejumlah pembalap yang kini ramai digadang mendampingi Hamilton adalah Fernando Alonso. The Sun menyebut pembalap Spanyol itu sudah berada di “pole position” sebagai pengganti Rosberg. Jika itu terjadi, Mercedes akan kembali menyatukan duo pembalap yang sudah pernah bersama di McLaren 2007 silam.

Alonso bukan nama baru bagi Mercedes. Pada akhir musim 2014 silam, Alonso menelpon bos Mercedes Toto Wolff agar bisa menjadi pembalap di timnya. Saat itu kontraknya dengan Ferrari akan habis. Namun Wolff memilih mempertahankan duet Hamilton-Rosberg. 
 Mei tahun ini, Wolff menyatakan Alonso adalah prioritas utama ketika negosiasi dengan Rosberg gagal, saat kontraknya berakhir tahun ini. Namun seiring berjalannya waktu, Mercedes berhasil mempertahankan Rosberg.

Halangannya besar. Untuk membatalkan kontraknya dengan McLaren, Mercedes harus mengeluarkan kocek besar yang nilainya sekitar GBP 25 juta (Rp 430 miliar). Dan sekali lagi jika itu berhasil, McLaren bisa jadi akan memanggil kembali Jenson Button yang sudah memutuskan untuk cuti musim depan, untuk bertandem dengan Stoffel Vandoorne.

Kandidat kedua adalah Sebastian Vettel. Jika Mercedes ingin mengulang torehan Rosberg merebut gelar juara dunia bersama pembalap Jerman, Vettel adalah pilihan paling realistis. Meski peluangnya sangat kecil, karena Vettel terikat kontrak dengan Ferrari hingga musim depan. 

Setidaknya inilah tontonan yang ingin disaksikan penggemar F1, yakni pertarungan dua pembalap terbaik F1 di saat ini di atas mobil dengan kemampuan sama.

Vettel adalah tipe pembalap yang tak sabaran membalap dengan mobil kurang kompetitif. Ferrari yang ingin mengulang sukses dengan Schumacher style malah tampil memble tanpa kemenangan musim ini. Menurun dari musim sebelumnya dengan tiga kemenangan. Tentu jika datang tawaran dari Mercedes, Vettel tak bisa memandang sebelah mata.

Namun Mercedes punya pilihan lebih aman. Terutama jika targetnya hanya jangka pendek, setahun ke depan. Yakni memberikan kursi Rosberg kepada Pascal Wehrlein. Ini akan membuat situasi internal tim lebih adem. Toh, Mercedes sudah punya Hamilton untuk mempertahankan gelar juara dunia tahun depan. 

Wehrlein adalah pembalap Jerman dengan talenta besar yang hingga saat ini belum memastikan bakal berlabuh dimana musim depan. Dengan mobil paling lambat di grid F1 saat ini Wehrlein mampu menyodok ke babak kualifikasi kedua sebanyak lima kali. Bahkan sempat masuk 10 besar di kualifikasi pertama GP Austria. Dia juga sukses menyumbangkan satu poin untuk Manor di Austria. 

Tentu masih ada sejumlah nama yang disebut-sebut bisa menggantikan perang Rosberg di Mercedes. Di antara mereka ada pembalap Force India Sergio Perez, bintang Williams Valtteri Bottas, ujung tombak Toro Rosso Calos Sainz Jr, Esteban Ocon (Force India), Daniel Ricciardo (Red Bull) hingga Jenson Button yang musim depan akan menjadi pembalap cadangan McLaren. 

Seperti yang dikatakan Non Executive Chairman Mercedes Niki Lauda, sangat berisiko untuk membawa pembalap muda naik ke tim utama. ''Kami tidak tahu jika dia akan kuat dan bersaing. Tapi pada praktiknya setengah dari pembalap di grid saat ini menawarkan diri untuk menggantikan Rosberg,'' ungkapnya. (cak/ady/jpnn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #f1 # 

Berita Terkait

IKLAN