Rabu, 21 November 2018 11:26 WIB
pmk

Nusantara

Simpan Sabu, Mantan Polisi Dibekuk

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID– Aparat BNNP Papua membekuk salah satu pengedar ganja yang merupakan mantan anggota Polri dengan inisial BFD, di Tasangka Kota Jayapura Jumat (2/12). Dari tangan pelaku, aparat menemukan satu paket narkoba golongan satu jenis sabu, dan sebuah alat hisap atau yang dinamakan bong.

Kepala BNNP Papua Brigjen Pol. Sukisto  melalui Kabid Pemberantasan AKBP. Muhamad Safei saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan mantan anggota Polri yang yang kedapatan memiliki sabu dan alat hisapnya, sekitar jam 03.00 WIT.  Saat ini BFD telah diamankan bersama dengan barang buktinya ke Kantor BNNP Papua guna dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

”Benar adanya penangkapan itu, saat ini pelaku BFD sudah kami amankan dengan barang buktinya untuk diproses lanjut, pelaku ini merupakan mantan anggota Polri yang telah dipecat lantaran kasus yang sama,”ungkapnya kemarin.

Kronologis penangkapan, kata Safeii, pada Kamis kemarin personel BNN Provinsi Papua mendapat informasi tentang adanya dugaan tindak pidana Narkotika yang dilakukan oleh BFD. Berdasarkan informasi tersebut, personel BNN Provinsi Papua melakukan penyelidikan keberadaan yang bersangkutan.

Pada Jumat lalu, personel BNN Provinsi Papua mendapatkan informasi alamat tempat yang bersangkutan hingga personel BNN Provinsi Papua melakukan pembuntutan terhadap pelaku.

”Sekitar jam 03.00 WIT  personel BNN Provinsi Papua melakukan penangkapan dan penggeledahan didapati 1 paket sabu, alat isap atau bong yang disimpan BFD di dalam kamarnya,”katanya

Menurutnya, saat ini Pelaku dan barang bukti diamankan di BNN Provinsi Papua untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.  Pihaknya akan menggali semua keterangan tentang para pelaku Sabu yang masih berkeliaran dan terus melakukan transaksi gelap narkotika di Kota Jayapura, dengan begitu maka semuanya dapat teridentifikasi.

”Kami akan mengambil keterangan dari yang bersangkutan guna melakukan proses hukum kepada pelaku, kalau saat ini BNNP dapat memproses karena memiliki alat bukti yang kuat untuk menjerat yang bersangkutan,”jelasnya.(jo/tri/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN