Anggota MPR: Kekuatan Terbesar Indonesia adalah Kebhinnekaan

INDOPOS.CO.ID – Kebhinnekaan yang dimiliki bangsa Indonesia menjadi modal sosial politik yang khas. Tidak ada bangsa dengan tingkat kebhinnekaan seperti dimiliki Indonesia.

"Kebhinnekaan kita adalah modal kekuatan sosial politik yang paling berharga. Tidak ada negara dengan tingkat keberagaman seperti Indonesia," ujar Ir. H. Sigit Sosiantomo, anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Sosialisasi Empat Pilar di Restoran Ikan Goreng Cianjur, Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :

Setiap anggota MPR RI diwajibkan melakukan sosialisasi Empat Pilar yaitu Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD NRI 1945. 

Menurut Sigit, kebhinnekaan dalam tubuh bangsa Indonesia menjadi faktor kekuatan bangsa karena unsur-unsur di dalamnya saling melengkapi dan menguatkan. Hal itu sudah dibuktikan dalam sejarah pembentukan bangsa ini sejak 1908, 1928, dan 1945 hingga saat ini. 

Baca Juga :

Tambang Longsor, 11 Pekerja Tewas

Karena itu anggota Komisi V DPR RI ini menegaskan, kebhinnekaan ini akan terus kuat menopang NKRI jika nilai-nilai toleransi, saling menghargai, saling menghormati, gotong royong dan tidak menista satu sama lain tetap terpelihara dengan sangat baik dan utuh. 

"Dalam budaya kita yang beragam juga banyak kearifan lokal yang menguatkan nilai-nilai kebhinnekaan. Karena itu, penegakan hukum dalam rangka memelihara keutuhan kebhinnekaan menjadi sangat penting," imbuhnya. 

Baca Juga :

Lebih lanjut dia mengatakan, agama dan budaya dalam masyarakat Indonesia adalah dua entitas paling dasar dan sensitif. Nilai toleransi dan saling menghormati terhadap dua entitas itu menjadi hal mutlak. 

"Masyarakat harus memahami ini, dan unsur penegak hukum juga harus peka terhadap dua unsur ini. Toleransi bukan tebang pilih," cetusnya. (rmn)

Komentar telah ditutup.