Sabtu, 22 September 2018 06:42 WIB
pmk

Tekno

Melalui Kudolympics, Mahasiswa Singapura Pelajari Teknologi KUDO Indonesia

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

SERIUS: Sejumlah mahasiswa Singpaura tengah mempelajari dan merasakan teknologi yang digunakan perusahaan rintisan di Indonesia. Foto: KUDO Indonesia for INDOPOS

 

INDOPOS.CO.ID-Perusahaan rintisan (start up) di dunia terus mengalami perkembangan, salah satunya di kawasan Asia Tenggara.

KUDO, sebagai salah satu perusahan rintisan yang berkembang pesat di kawasan Asia Tenggara menggelar Kudolympics, yang diadakan di Singapura dan Indonesia.

Kudolympics hadir sebagai sarana untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa Singapura agar dapat mengetahui dan merasakan teknologi yang digunakan perusahaan rintisan di Indonesia.

Rangkaian acara diawali dengan diadakannya Kudo Speed Code Challenge yang bertempat di Singapura pada tanggal 4 November 2016 lalu. Lebih dari 100 peserta yang berasal dari berbagai universitas dan politeknik di Singapura mengaplikasikan ilmu komputer, teknik komputer, dan pengetahuan tentang pemrograman yang dimiliki dengan memecahkan empat tantangan coding yang diberikan.

Melalui Kudo Speed Code Challenge, terpilih tiga tim terbaik yang berasal dari Singapore Institute of Technology, Singapore University of Technology and Design, dan University of Glasgow.

Sebagai hadiah, para mahasiswa pilihan ini berhak untuk mengunjungi kantor pusat KUDO, Kudoplex di Jakarta pada tanggal 3 Desember 2016 ini, untuk mengetahui dan merasakan pengalaman nyata pemrograman dan teknologi.

Selain itu, mereka juga berpartisipasi dalam tantangan Bug Bounty, di mana para mahasiswa ini diberikan tantangan untuk mencari sebanyak-banyaknya bugs di dalam sistem realtime yang dimiliki KUDO, baik dari aplikasi android maupun website.

Dalam tantangan Bug Bounty, para mahasiswa terpilih ini turut dibimbing oleh para developer KUDO dalam upaya untuk terjun langsung ke dalam sistem yang dimiliki oleh KUDO. Melalui aktivitas ini, dari kedua belah pihak dapat saling mengaplikasikan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki untuk mencari jalan keluar terbaik.

Setiap negara pastinya memiliki tantangannya tersendiri dalam mendirikan perusahaan rintisan (start up). Dengan diadakannya Kudolympics, KUDO ingin turut memperkaya pengetahuan antara para mahasiswa Singapura dan developer KUDO dengan insight-insight yang dimiliki dari setiap negara. Hal ini tentunya dapat membuka wawasan dari para mahasiswa sebagai bekal mereka kedepannya jika ingin membentuk startup sendiri.

Tantangan bagi perusahaan rintisan setiap negara dapat dihadapi dengan pengaplikasian teknologi yang tepat. Dengan teknologi yang berfokus pada kebutuhan pengguna di kota-kota lapis kedua dan ketiga, KUDO terus memaksimalkan terwujudnya sistem yang mampu menghadirkan layanan maksimal yang mudah digunakan oleh semua kalangan di segala usia.

KUDO selalu menjunjung tinggi standar teknologinya untuk menghadapi beberapa tantangan seperti konektivitas internet yang belum merata, beberapa wilayah yang masih memiliki koneksi 2G, maupun perangkat telepon seluler berspesifikasi rendah. (wsa)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN