Minggu, 18 November 2018 12:36 WIB
pmk

Hukum

Soal Kepala Daerah Tersandung Korupsi, Ini Kata Mendagri Tjahjo

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

ILUSTRASI


INDOPOS.CO.ID-Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo angkat bicara soal para Kepala Daerah yang kerap tersangkut kasus korupsi ini.

Menurut Tjahjo, pihaknya telah berulangkali melakukan peringatan baik secara masal dan personal kepada para Kepala Daerah. Terutama saat forum seputar tata kelola pemerintahan digelar di daerah. 

Di situ Mendagri memaparkan bagaimana jurang berada tepat di bawah perencanaan anggaran dan alokasi dana seperti hibah bansos, retribusi pajak dan lain-lain. Nah, Kepala Daerah harus paham area tersebut agar hari-hati dalam melangkah dan tak terjerumus kasus rasuah.

KPK dan pihak penegak hukum lain juga digandeng Mendagri untuk bersama-sama mengawasi daerah agar terhindar praktek korupsi.

Bahkan, Tjahjo secara khusus mengundang Walikota Surabaya Tri Rismaharini untuk memperkenalkan e-Planning, yakni proses penganggaran APBD yang dibuat begitu transparan, sebagai contoh kepada Kepala Daerah lain.

Dengan menerapkan e-Planning, skema pengalokasian APBD menjadi terbuka dan bisa dilihat bahkan oleh masyarakat. Hal tersebut dipercaya bisa mempersempit celah korupsi di daerah. Namun pada kenyataannya penggunaan aplikasi berbasis digital itu belum merata di seluruh daerah.

"Memang belum merata, ada yang baru setengah, sudahh optimal, ada juga yang merintis. Jangan malu contoh daerah yang sudah e-planning ini. Hasilnya cukup bagus, pengambilan putusan pemerintah bisa diketahui publik. Nantinya harusnya semua daerah terapkan sistem itu," kata Tjahjo.

Setelah seluruh upaya untuk mengingatkan ini, Tjahjo mengaku heran jika ada pejabat yang tersangkut Korupsi. Ia pribadi akhirnya pasrah dan menitikberatkan pada mental tiap pejabat yang berurusan dengan KPK. "Itu kembali pada mental orang-orangnya," pungkasnya (adn).


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN