Senin, 24 September 2018 10:48 WIB
pmk

Liga Inggris

Laga ke-100 Fellaini Bersama MU Sirna

Redaktur:

Marouane Fellaini

INDOPOS.CO.ID -  ''SELAMAT buat @Fellaini yang mencapai 100 laga untuk #MUFC! #EVEMUN,” itu kicauan dari akun Twitter resmi Manchester United @ManUtd ketika Marouane Fellaini dimasukkan Jose Mourinho pada menit ke-85. Lucunya, semua berubah hanya dalam waktu kurang dari tiga menit. ”Penalti diberikan ke Everton karena pelanggaran Fellaini kepada (Idrissa) Gueye,” kicau Twitter United lagi. 

    Ya, indahnya laga century atau laga ke-100 Fellaini bersama United sirna begitu wasit Michael Oliver memberikan penalti yang sukses dieksekusi Leighton Baines. Bukannya memberi kemenangan, Fellaini menandai laga century-nya dengan menjauhkan tiga angka dari Setan Merah –julukan United– dalam laga di Goodison Park, Liverpool, kemarin WIB (5/12). 

    ”Dia (Fellaini) memang tidak berubah. Dia masih seperti yang dulu pernah bersama-sama saya di Everton,” sebut Leon Osman, mantan gelandang Everton yang menertawakan tindakan Fellaini saat melanggar Gueye di kotak penalti. Osman saat itu diundang Sky Sports memberi komentar dalam laga Super Sunday kemarin. 

    Osman paham benar siapa Fellaini karena dia lima tahun bersama dengan gelandang Belgia tersebut di Everton. Termasuk dengan keberanian Fellaini melanggar pemain lawan di kotak terlarang. ''Bahkan di sesi latihan pun dia kerap melakukannya. Jika Anda mendekatinya, dia kerap menempatkan kakinya di atas kakimu, atau memasang kakinya untuk menjegalmu,'' ungkap Osman. 

    Karena kebiasaannya itulah, David Moyes yang ketika itu masih membesut Fellaini dan Osman di Everton lebih suka menginstruksikan gelandang berambut kribo tersebut naik membantu serangan. Fellaini pun menurut Osman tidak diperbolehkan ikut membantu bertahan. ''Bahkan, dia pun diminta jauh-jauh dari kotak penalti,'' lanjut pemain berusia 35 tahun itu. 

    Lantas, mengapa Jose Mourinho memasukkan Fellaini? Apalagi, yang diganti Fellaini kemarin Henrikh Mkhitaryan. Sebelum digantikan, Mikhi –sapaan akrabnya– mampu mendukung serangan dari sayap kanan United. Akurasi passing mencapai 84 persen pun jadi tertinggi di United. 

    Mourinho memasukkan Fellaini untuk mempertahankan keunggulan satu gol. Dalam pembelaannya di ESPN, Mourinho menilai Fellaini sosok tepat sebagai tembok peredam serangan The Toffees –julukan Everton. Tinggi badannya yang mencapai 194 sentimeter pun bisa jadi peredam Everton yang bermain lebih direct. 

    ”Ketika di bench kalian hanya ada satu pemain yang tinggi badannya hampir dua meter, maka tidak ada pilihan lain, dialah yang harus kalian pilih untuk mengamankan hasil laga. Sebab, Everton serba direct. Kiper direct, Ashley Williams direct, dan Funes Mori pun begitu,” kilah Mourinho. Nah, kalau sudah seperti ini, apakah Mourinho bakal secara direct menempatkan Fellaini dalam daftar jual. (ren/ham/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #premier-league # 

Berita Terkait

Prediksi Arsenal vs Everton: Trauma The Toffees

Liga Inggris

Cardiff City vs Manchester City, Ekstra Motivasi dari Aguero

Liga Inggris

Man United vs Wolverhampton, Duel Sesama Portugis

Liga Inggris

Prediksi Tottenham vs Liverpool, Si Merah Tak Boleh Panik

Liga Inggris

Tottenham Hotspur vs Liverpool, Tim Tamu Pede

Liga Inggris

IKLAN