Selasa, 13 November 2018 07:48 WIB
pmk

Megapolitan

Puluhan Sekolah Rusak Belum Diperbaiki

Redaktur:

AMBRUK: Siswa SMPN 4 Bekasi berjalan di depan gedung laboratorium sekolahnya yang ambruk dua pekan lalu. Foto: Deny Iskandar/indopos

INDOPOS.CO.ID - Karena keterbatasan anggaran puluhan sekolah negeri yang kondisinya rusak di Kota Bekasi belum akan diperbaiki tahun ini. Dari usulan 70 renovasi sekolah rusak, hanya tiga sekolah yang tahun ini bakal terealisasi pembangunannya.

 ”Keterbatasan anggaran menjadi penyebab banyak gedung sekolah yang belum diperbaiki. Renovasi yang mengerjakan Dinas Bangunan bukan kami,” terang Sekretaris Dinas Pendidikan, Kota Bekasi, Dedet Kusmayadi, kepada INDOPOS.

Dia menambahkan, sebenarnya ada 70 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Rinciannya, 20 bangunan SMP negeri, 10 bangunan SMA negeri dan 40 bangunan SD negeri. Dari jumlah itu hanya tiga sekolah yang tengah dilakukan renovasi. 
Catatan Dinas Bangunan Kota Bekasi tiga sekolah itu diperbaiki karena kondisinya mengkhawatirkan. ”Kami memang sudah usulkan kepada Dinas Bangunan untuk merenovasi tiga sekolah yang kondisinya rusak parah itu,” papar Dedet juga.

Dia juga memaparkan, dalam rapat yang digelar dengan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi beberapa waktu lalu ada usulan pengejuan anggaran Rp 500 miliar untuk merenovasi seluruh gedung sekolah rusak yang ada di Kota Bekasi. 

”Anggaran sebesar itu belum bisa dipenuhi oleh Pemkot Bekasi. Karena keterbatasan dana itu perbaikan sekolah rusak dilakukan bertahap,” katanya juga. Meski begitu, ujarnya juga, puluhan sekolah yang mengalami rusak itu masih layak untuk digunakan kegiatan belajar mengajar (KBM). 

”Hanya untuk ruang kelas yang sudah terlihat rawan roboh kami minta pihak sekolah tidak menggunakannya. Siswa sekolah itu dipindahkan ruang kelas ke ruang kelas yang lain,” paparnya juga. Dia juga mengaku, hanya perbaikan SD negeri dan SMP negeri yang jadi tanggung jawab Pemkot Bekasi. 

Sedangkan perbaikan SMA negeri dan SMK negeri  akan diambil alih oleh Pemprov Jawa Barat pada tahun 2017 mendatang. 

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan sekolah yang rusak berat. Apalagi, cuaca ekstrem seperti ini harus segera diantisipasi agar sekolah rusak tidak membahayakan siswa. 

 ”Meski begitu kami tak mau siswa terganggu dalam melaksanakan belajar mengajar di kelas. Jadi kami tengah cari solusinya,” ujarnya. Dia juga mengaku, sudah mengintruksikan Dinas Bangunan setempat memperhatikan usulan bangunan sekolah rusak dari Dinas Pendidikan. 

Tapi karena keuangan daerah tidak mencukupi maka pembangunan sekolah rusak itu dilakukan bertahap. ”Kalau semuanya langsung kita kerjakan tidak cukup anggarannya. Perlahan saja dengan acuan skala prioritas,” tandasnya. (dny)


TOPIK BERITA TERKAIT: #sekolah-rusak # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Ribuan Kelas Sekolah di Kota Bekasi Rusak

Megapolitan

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN