Sabtu, 22 September 2018 04:40 WIB
pmk

Megapolitan

Isu Lingkungan Warnai Rakornas Adeksi di Bogor

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

INDOPOS.CO.ID– Satu per satu anggota DPRD dari berbagi kota di Indonesia mulai berdatangan di Kota Bogor, Selasa (6/12). Kedatangan mereka, tak lain untuk mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Dewan Kota se-Indonesia (Adeksi) yang dijadwalkan akan dibuka di Hotel Salak Heritage, Rabu (7/12).

Ketua Umum Adeksi,  Armuji mengatakan, dalam kegiatan Rakornas nanti, Adeksi akan fokus mengemas sejumlah isu fundamental. Salah satunya membahas masalah lingkungan yakni global warming. Dimana  akan diiringi kegiatan penanaman pohon sebanyak 1.000 pohon yang berasal dari 93 jenis kota-kota di seluruh Indonesia yang akhirnya melahirkan “Deklarasi Bogor” oleh Adeksi.          

”Kami mengapresiasi kerjasama dan persiapan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor, DPRD Kota Bogor maupun seluruh unsur Muspida di Kota Bogor ini, sehingga Rakornas Adeksi bisa berjalan dengan lancar dan sukses dilaksanakan hari ini,” ujarnya kepada wartawan.

Armuji menilai, masih banyak pembangunan di kota-kota Indonesia  yang menghabiskan ruang terbuka hijau. Sedangkan sesuai dengan undang undang, bahwa dari luas wilayah yang ada di masing masing kota, sebanyak 20 persen harus diperuntukan bagi ruang terbuka hijau.

Melihat kondisi tersebut, dalam Rakornas Adeksi, pihaknya  akan fokus kepada masalah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan berwawasan lingkungan. ”Nanti secara menyeluruh soal isu lingkungan dan sejumlah materi materi akan dibahas dalam Rakornas. Adeksi juga akan mengeluarkan rekomendasi soal isu lingkungan keseluruh daerah di Indonesia, agar direalisasikan dan mendapat porsi perhatian utama,” jelasnya.

Senada, Sekjen Adeksi, Anna Morinda yang juga Ketua DPRD Kota Metro Lampung menuturkan, output dari Rakornas Adeksi ini diharapokan memiliki paradigma yang sama. Baik dalam memandang dan membuat perencanaan pembangunan di daerah masing masing dengan mempertimbangkan wawasan lingkungan atau program pembangunan disinergikan dengan lingkungan.

“Tidak hanya berparadigma, tetapi juga harus berkomitmen, karena perencanaan pembangunan di suatu daerah hakekatnya tidak boleh menimbulkan efek negatif bagi masyarakat,” tukasnya.

Ketua SC Didi Sumardi yang juga Ketua DPRD Kota Mataram didampingi Ketua OC Untung W Maryono juga sebagai ketua DPRD Kota Bogor mengatakan, Rakornas Adeksi telah sukses dilaksanakan, dan kesuksesan ini karena kebersamaan yang dibangun dengan baik antara DPRD Kota Bogor dengan Pemerintah kota Bogor. 

”Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerja keras dari seluruh jajaran panitia OC dibawah kepemimpinan Untung W Maryono. Kami juga mengapresiasi dukungan penuh dari pihak Pemkot Bogor maupun Muspida Kota Bogor, sehingga Rakornas Adeksi ini berjalan baik,” katanya.

Kegiatan ini tidak hanya mencapai kesuksesan pelaksanaan secara teknis, lanjut Didi, tetapi melalui kegiatan Rakornas ini bisa mencapai sukses secara substantif dalam memperluas semangat untuk   membangun negeri   ini sesuai dengan tema mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan.

Tantangan mendasar saat ini kata dia,  adalah isu soal lingkungan. Karenanya DPRD dengan para fraksi yang konsen sesuai dengan fungsi legislatif, ingin membangun penguatan komitmen dalam membangun daerahnya terkait pembangunan selalu mengedepankan pentingnya pembangunan berwawasan lingkungan.

”Jadi ini ikhtiar dalam menjalankan amanah untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional tanpa batas waktu dengan semua aspek yang mencakup seluruh dimensi kehidupan. Termasuk melestarikan lingkungan dengan melakukan upaya upaya nyata yang arahnya menjamin pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan,” jelas Didi yang diamini juga oleh Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono.

Terpilihnya Kota Bogor menjadi tuan rumah Rakornas Adeksi, karena banyak dasar dan alasan. Yang mana Kota Bogor merupakan simbol kota Hujan yang sangat komitmen menjaga pembangunannya yang berwawasan lingkungan, sehingga membawa dampak positif dan sumber inspirasi bagi daerah daerah di seluruh Indonesia.

”Ini juga menjadi kebanggan bahwa Rakornas Adeksi pertama ini bisa dilaksanakan di Kota Bogor. Kami berharap. Kesuksesan yang sudah dilakukan oleh Kota Bogor bisa diadopsi maupun dijadikan referensi untuk diaplikasikan di daerah masing masing,” tukasnya.

Terpisah, Koordinator Bidang Media Rakornas Adeksi, Zaenul Mutaqin dari Fraksi PPP Kota Bogor, mengatakan, secara persiapan untuk kegiatan rakornas sudah mencapai 100 persen. Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari seluruh fraksi di DPRD Kota Bogor.          

Untuk rangkaian kegiatan, lanjut Zaenul, pembukaan Rakornas akan dilaksanakan pada tanggal 7 Desember, setelah mengikuti peresmian Lawang Salapan di kawasan Tugu Kujang, dilanjutkan dengan gala dinner di Balaikota Bogor pada malam harinya.

Kegiatan lainnya yaitu pada tanggal 8 Desember akan dilakukan penanaman pohon di Taman Hutan Dalam Kota sekaligus ’Deklarasi Bogor’.   ”Jadi, saat akan menanam pohon. Semua peserta akan naik angkot ke Taman Hutan Dalam Kota naik angkot yang sopirnya walikota serta unsur muspida Kota Bogor lainnya,” ungkap Zaenul. (dka/*/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN