Rabu, 21 November 2018 07:08 WIB
pmk

Megapolitan

Bupati Segera Bentuk Satgas Saber Pungli

Redaktur:

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar

INDOPOS.CO.ID –  Kabupaten Tangerang dalam waktu dekat ini akan membentuk tim sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) untuk membebaskan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepolisian, Kejaksaan, dan TNI dari pungutan liar dan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Pembentukan tim Sapu Bersih Pungli di wilayah Kabupaten Tangerang, sangat penting dan berarti bagi warga setempat sehingga warga dapat mengadu dan melapor apabila ada indikasi pungli yang dilakukan oleh pihak instansi terkait.

Untuk membentuk tim ini, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengundang Kapolres Tangerang Kombes Asep Edi Suheri dan Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf Achirudin serta Kejaksaan. Pertemuan para unsur pimpinan musyawarah pimpinan daerah (Muspida) ini berlangsung di ruang kerja Bupati Tangerang, kemarin Selasa (6/12).  

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pertemuan antara pimpinan musyawarah pimpinan daerah (Muspida) ini untuk merumuskan tim kecil dalam pembentukan sapu bersih pungutan liar (Saber Pungli) sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Tim Saber Pungli ini melibatkan beberapa unsur diantaranya, Polri, Kejaksaan dan TNI.  ”Tujuan dari pembentukan tim Saber Pugli ini adalah untuk membersihkan praktek pungutan liar dan KKN yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang,” kata Ahmed Zaki Iskandar saat dihubungi INDOPOS, kemarin.

 Zaki menambahkan setelah ada perumusan nanti, baru dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Saber Pungli yang langsung membuka posko pengaduan masyarakat selama 24 jam.  ”Satgas Saber Pungli dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Nomor 78 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, ” ujar pejabat yang akrap disapa Zaki ini. 

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Asep Edi Suheri menuturkan, jika pihaknya akan berusaha mengatasi masalah pungli yang dikeluhkan warga kepada Pemkab Tangerang. Selain itu, jajarannya juga sedang melakukan pengawasan terhadap pelayanan pembuatan SIM dari aksi pungli yang dilakukan oleh oknum anggota nakal dan para calo. Bahkan, jika jajarannya berhasil memangkap oknum yang melakukan pungli, pihaknya akan segera mempublisnya ke publik melalui media massa.

“Sinergitas dibutuhkan, agar Kabupaten Tangerang betul-betul bersih dari aksi pungli. Yang pasti harus tertangkap tangan, dan langkah pemeriksaan, pencegahan terkait aksi pungli di instansi kami. Kami juga sedang melakukan pengawasan terhadap pelaporan dan pengurusan SIM,” tuturnya.

Edi pun menyatakan, untuk membantu penanaganan masalah pungli Polresta Tangerang menyiapkan 200 angotanya untuk diturunkan dalam memantau para pelaku. Mereka pun yakin, dengan operasi tangkap tangan (OTT) dapat membuat jera para pelaku untuk tidak meresahkan masyarakat. Sebab, sorotan terhadap pelayanan masyarakat pun dari Pemerintah Pusat terus dipantau.

Terpisah, Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf Achirudin menjelaskan, untuk membantu Pemkab Tangerang jajarannya akan menerjukan 100 anggotanya tersebut. Dimana para anggotanya yang akan bertugas dalam tim Saber Pungli tidak menggunakan seragam ataupun atribut TNI. Mereka juga gerah terhadap maraknya pemberitaan pungli di wilayah Kabupaten Tangerang. Bahkan, kisaran pungli itu mencapai ratusan ribu yang setiap hari terjadi.

“Kami sebagai lemabaga yang diminta membantu pastinya akan senang sekali. Kami pasti akan bawa pelaku untuk dijerat dengan hukum yang terjadi. Ini sudah sangat meresahkan warga yang ingin mengurus perizinan sama administrasi kependudukan,” pungkasnya. (cok)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bupati-tangerang #ahmed-zaki-iskandar # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Kontrak Air Bersih dari Tangerang ke Jakarta Diperpanjang

Jakarta Raya

Zaki: Kasus Kronjo Bukan Gizi Buruk, Tapi Kurang Gizi

Banten Raya

IKLAN