Lifestyle

Nikmatnya Sushi dan Sashimi dalam Selera Lokal

Redaktur:
Nikmatnya Sushi dan Sashimi dalam Selera Lokal - Lifestyle

Sushi dan sashimi memiliki cita rasa yang khas, namun lidah lokal Indonesia berbeda, sehingga perlu penyesuaian agar tetap nikmat disantap

INDOPOS.CO.ID - Bila mendengar masakan Jepang, bagi beberapa orang banyak yang teringat dengan sushi dan sashimi. Kedua jenis masakan Jepang tersebut memang sangat populer dan menjadi favorit para penggemar kuliner Jepang. 

Jika biasanya penyajian sashimi dan sushi menggunakan ikan mentah. Namun kreasi sushi dan sashimi Chef Naotaka dari Nishimura Restaurant Shangri-La Hotel Surabaya ini berbeda. Lidah orang Indonesia yang tidak terbiasa dengan makanan mentah membuatnya mengkreasikan penyajian dengan dipanaskan melalui pembakaran.

“Pemanasan menggunakan teknik torch (pembakar). Dengan menggunakan teknik ini warna daging bisa dipertahankan dan rasanya tetap lumer di lidah namun daging lebih matang,” papar Chef Naotaka, Rabu (7/12).

Bahan dasar sashimi dipilih dari jenis ikan salmon, tuna dan kakap. Daging sekitar perut menjadi favorit, karena daerah sekitar perut mengandung banyak lemak. Sehingga saat dimakan menghasilkan rasa gurih. Dengan cara penyajian yang tepat, tekstur potongan ikan bisa saling mendukung rasa gurih ini. 

yang menarik, pengunjung bisa ikut melihat proses memotong ikan dari dekat. Saat memotong, juga ada teknik tersendiri. Potongan harus melawan serat daging dan menyesuaikan ukuran. “Jika serat daging tipis maka memotongnya harus tebal,” imbuhnya. 

Nasi sebagai pendamping penyajian juga bukan nasi biasa, namun menggunakan beras kokuho asli dari Jepang. Tekstur nasinya lembut, punel dan sedikit lengket. Tapi tidak selengket beras ketan. 

“Masakan Jepang memang kaya akan jenis, rasa dan warna. Termasuk bagi selera lokal, masih dapat masuk dengan sedikit penyesuaian” pungkas Naotaka. (dra/nur/jpg)

 

 

 

TAGS

Berita Terkait

Lifestyle / FJB Perkenalkan Makanan Nusantara

makanmakan / Berburu Kuliner Halal di Krabi

Jakarta Raya / Makan Shabu-shabu Tanpa Ragu

wisata / Kuliner Jadi Salah Satu Pemikat Wisatawan

Ekonomi / Wisata Baru Gading Serpong


Baca Juga !.