Jumat, 16 November 2018 11:51 WIB
pmk

Liga Indonesia

Naga Mekes Tak Kuasa Bendung Kandidat Juara

Redaktur:

TAK TERBENDUNG: Pemain Mitra Kukar Septian David Maulana dikawal tiga pemain Persipura.

INDOPOS.CO.ID - Tren delapan kemenangan kandang Mitra Kukar, putus. Naga Mekes dipaksa mengakui Persipura Jayapura di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, kemarin dengan skor 1-2.

Tuan rumah sebenarnya bermain cukup dominan. Bahkan, saat pertandingan memasuki menit ke-22, Dedi Gusmawan berhasil membawa Mitra Kukar unggul 1-0. Hanya, tim tamu tersengat dan langsung menyamakan kedudukan tujuh menit berselang lewat Osvaldo Haay.

Di paruh kedua, kedua tim sama-sama bermain terbuka. Sayangnya, Mutiara Hitam, julukan Persipura, menambah satu gol lewat Bio Paulin Pierre pada menit ke-73.

Jika menilik statistik pertandingan, Naga Mekes lebih unggul ketimbang Persipura. Namun, sentuhan akhir menjadi masalah utama skuad Jafri Sastra. Tercatat, 13 tembakan berhasil dilepaskan jawara Piala Jenderal Sudirman itu. Dengan perincian, delapan mengarah ke gawang dan lima melenceng. Sementara tim tamu, hanya mampu mencatat 11 tembakan, masing-masing enam mengarah ke gawang dan empat melenceng.

 “Sentuhan akhir masih bermasalah. Padahal, peluang gol kami lebih banyak ketimbang Persipura,” kata Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra setelah pertandingan.

Meski demikian, pelatih 51 tahun itu enggan mencari kambing hitam atas kekalahan timnya itu. Memiliki dua partai tersisa, Jafri berharap Abdul Gamal dkk bisa mengakhirinya dengan kemenangan. “Anak-anak sudah bermain habis-habisan. Kekalahan ini jadi tanggung jawab saya. Terpenting, kami ingin fokus menatap dua laga tersisa,” imbuh Jafri.

Gagal mempertahankan kemenangan kandang, winger lincah tim Kota Raja Yogi Rahadian meminta maaf kepada seluruh pendukungnya. Yogi menuturkan, rekan-rekannya sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik. Harus diakui, Mitra Kukar kurang beruntung kali ini.

“Inilah sepak bola. Saat kami bermain bagus, belum tentu hasilnya bagus. Dan itu terbukti malam ini (malam tadi, Red). Kami menguasai pertandingan, tapi hasil akhir tidak sesuai harapan,” beber eks PON Kaltim itu.

Sementara itu, Pelatih Persipura Alfredo Vera tak sanggup membendung air mata bahagianya setelah peluit akhir dibunyikan wasit. Tiga angka kali ini sangat prestisius bagi timnya. Sebab, tripoin yang baru saja direngkuhnya berhasil mendekatkan Ferinando Pahabol dkk dengan titel juara Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

“Tim ini luar biasa dan tak kenal lelah. Kemenangan ini membuat kami semakin termotivasi menuju kandang Persegres pekan depan,” jelas pelatih asal Argentina itu.

Tambahan tiga angka mengukuhkan posisi Persipura di puncak klasemen sementara TSC dengan mengemas 62 angka dari 32 laga. Sementara Mitra Kukar di posisi tujuh dengan 49 poin. (don/er/k11/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-indonesia 

Berita Terkait

Sriwijaya Fokus Lolos Zona Degradasi

Liga Indonesia

Bukan Semata soal Uang

Liga Indonesia

“Kami Mau Menang, Mau Juara”

Liga Indonesia

Bukan Misi Mustahil

Liga Indonesia

Situasi Sulit, Tetap Enjoy

Liga Indonesia

Pesan Yanto Basna dan Ryuji Utomo

Liga Indonesia

IKLAN