Rabu, 21 November 2018 01:37 WIB
pmk

Megapolitan

Akses Jalan Gunung Gede Masih Tanah

Redaktur:

JALAN BERLUMPUR: Warga melintasi jalan di Desa Gunung Gede yang masih berupa tanah merah.Foto: Yasril Chaniagio/indopos

INDOPOS.CO.ID - Program percepatan pembangunan di Kabupaten Lebak, nampaknya belum menjamah kawasan Lebak selatan tepatnya di Kampung Serdang-Bantar Kidang, Desa Gunung Gede, Kecamatan Panggarangan. Untuk menuju kantor kecamatan setempat saja, warga sangat kesulitan.

Sebab akses jalan yang mereka lalui, hingga kini masih berupa hamparan tanah merah dan perbukitan. ”Jangankan ke Rangkasbitung pak, untuk ke Kantor Kecamatan Panggarangan saja sulit. Apalagi kalau musim hujan, seluruh warga disini tak bisa bepergian keluar desa, pokoknya seperti kawasan terisolir lah,” tutur Sukardi, warga Desa Gunung Gede kepada INDOPOS, Rabu (7/12).  

Menurut Sukardi, Desa Gunung Gede merupakan kawasan pedesaan yang tergolong padat penduduk, sehingga keberadaan akses jalan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat. ”Karena itu, kami berharap Kepala Dinas Bina Marga dan Bupati Lebak, dapat mendengar harapan dan keluhan kami,” terangnya.

Paling tidak, ujarnya juga, kondisi jalan desanya sejajar dengan desa-desa lainnya di Kabupaten Lebak. ”Kami tak berharap jalan di cor beton, tapi paling tidak, layak untuk dilalui kendaraan roda dua dan bak terbuka. Itu harapan kami sebagai warga Lebak, sebab dengan akses jalan yang layak guna, transfortasi kami ke wilayah kota menjadi mudah dan murah,” ujar Sukardi.

Senada, keterisoliran juga diungkapkan Suwarna, seorang tenaga pendidik di SDN Gunung Gede 02 Panggarangan. Dia mengatakan, ketiadaan akses jalan di wilayahnya mengabdi memang sangat dirasakan bukan saja oleh warga.

Melainkan, dirinya pun sebagai guru yang telah lama mengabdi di SDN 02 Gunung Gede kerap kali terenyuh saat melihat siswa didiknya, setiap hari harus melalui sungai dengan arus yang deras.

       ”Mungkin, kalau melalui Jalan Kampung Kidang, selain licin juga terlalu memutar. Sehingga, mereka (siswa, Red) potong kompas melalui kali Bantar Kidang, meski arusnya deras, ya mau bagaimana lagi, terpenting sekolah tidak terlambat,” keluh Suwarna.

Sementara, Indrawan selaku kepala bidang Pembangunan pada Dinas Bina Marga Kabupaten Lebak menjelaskan pihaknya belum mengetahui keterisoliran kawasan perdesaan Gunung Gede. Padahal, untuk mengatasi hal itu, saat ini pemerintah pusat telah menganggarkan untuk pembangunan infrastruktur dari Alokasi Dana Desa (ADD).

 ”Tapi Insya Allah, mudah-mudahan tahun 2017 ini, alokasi pembangunan bisa masuk, paling tidak di APBD perubahan. Ya, itupun setelah di cros chek terlebih dahulu, seperti apa kondisi jalan yang ada di desa itu,” tegasnya.  (yan/yas)   

 

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #peristiwa 

Berita Terkait

Preman Uzur Gagahi Siswi SMP hingga Hamil

Megapolitan

5 Pembunuh Khashoggi Dituntut Mati

Internasional

Stop Bunuh Gajah!

Headline

Korban Keracunan Masal Jadi 102 Orang

Megapolitan

Saling Bantah Penahanan Bayi di RSUD

Jakarta Raya

Israel Bunuh Panglima Al-Qassam

Internasional

IKLAN