Jumat, 21 September 2018 07:13 WIB
pmk

Tekno

ANKER akan Buka 50 Outlet di Indonesia

Redaktur: Ali Rahman

Kiri ke kanan: Paul Honda - Indonesia Regional Sales ANKER Indonesia, Romeo Luo - Regional Sales Head - South East Asia & Australia, New Zealand, Risky Riswandi - PR Consultant ANKER Indonesia.

INDOPOS.CO.ID - Salah satu produsen asal Seatle, Amerika Serikat, ANKER hadir di tengah maraknya pasar perangkat pengisi daya. Merek terlaris di situs Amazon ini mulai meramaikan pasar industri penyimpanan daya di Indonesia tahun ini. Dengan segmentasi yang berbeda dengan kompetitornya, ANKER menyasar target pasar premium dengan layanan ekslusif melalui pembukaan outlet-outlet khusus ANKER dan jaringan ritel yang tersedia.

Direktur ANKER untuk wilayah Asia Pacific, Romeo Luo menerangkan bahwa ANKER akan membuka sedikitnya 50 outlet di Indonesia pada tahun pertama ini dengan target awal di Jakarta dan menyusul kota-kota lainnya. “Kami yakin produk ini akan menjadi salah satu produk yang memberikan rasa aman bagi pengguna smartphone di Indonesia khususnya merek merek high end. Produk ANKER sendiri sudah dapat dibeli di beberapa outlet retail dan khususnya Tokyo One Store yang sudah banyak tersebar di Jakarta. Ke depannya, kami juga membuka peluang bisnis bagi masyarakat Indonesia yang ingin menjadi pemilik outlet ANKER," kata dia di Jakarta, Kamis (8/12).

Teknologi yang digunakan dalam perangkat ini mempunyai sistem pembaca perangkat mobile dan memberikan daya yang sesuai dengan yang dibutuhkan sehingga aliran daya yang diberikan reatif lebih stabil. Dengan demikian smartphone akan membaca ANKER sebagai perangkat asli dari telepon genggam tersebut. Sistem yang diberi nama Power IQ ini sudah teruji dan sudah mendapat banyak testimony dari penggunanya. 

“Selain itu, kami juga menyediakan teknologi voltage bost yang memberikan kecepatan pengisian daya dalam perangkat mobile phone dengan cara mengenali keluaran daya sehingga dapat menghindari keluar masuknya daya yang tidak stabil. Sedangkan sistem multi protect safety menjadikan produk ini aman bagi perangkat mobile phone,” tambah Romeo.

Ada beberapa perlindungan yang diberikan oleh merek yang laris di pasar Amerika, Jepang dan Eropa ini, mulai dari pembatasan arus keluar, stabilisator arus keluar, perlindungan pada tegangan berlebih untuk arus masuk dan keluar, pengaturan suhu sehingga menjaga agar perangkat tidak panas, serta teknologi pengaturan energi dan teknologi pemulihan pada perangkat apabila mendapatkan daya yang berlebih. 

“Perbandingan pengisian daya menggunakan produk ANKER adalah 60% proses pengisian lebih cepat dalam waktu 35 menit dibanding produk lainnya,” jelas Romeo.

Paul Honda, Indonesia Regional Head ANKER Indonesia menambahkan pihaknya memberikan jaminan 18 bulan bagi konsumen untuk mencoba produk tersebut. “Produk kami mempunyai sertifikasi, salah satunya dari Apple dan Qualcomm khusus untuk produk ANKER pada Mifi dan produk QC. Diharapkan produk ini bisa menjadi produk unggulan untuk Mobile Charging Solution bagi pengguna smartphone di indonesia”, ungkapnya saat ditemukan di outlet ANKER pertama di Indonesia yang terletak di Kalibata City Square.

Didirikan pada tahun 2011 oleh bebrepa orang yang dulunya bekerja di Google, ANKER sendiri telah berkembang setelah kurang lebih lima tahun sejak didirikan dan mendominasi pasar untuk pengisian daya perangkat bergerak. ANKER merupakan merek nomor satu untuk perangkat pengisi/penyimpan daya pada perangkat bergerak dan tiga besar di beberapa pasar di luar Amerika. Perusahaan yang berpusat di Seatle ini membuka kantor pusat untuk Asia di Hong Kong dan mulai mengembangkan pasaranya di Indonesia pada akhir tahun 2016. (rmn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bisnis 

Berita Terkait

IKLAN