Sabtu, 17 November 2018 02:07 WIB
pmk

Liga Indonesia

Persija Masih Kecewa dan Merasa Kurang Beruntung

Redaktur:

LAGI SIAL: Ekspresi striker Persija Emmanuel “Pancho” Kenmogne setelah gagal mencetak gol.

INDOPOS.CO.ID - Rasa kecewa M Zein Al Hadad belum hilang. Pelatih Persija itu masih belum bisa melupakan kekalahan anak asuhnya saat kontra Persegres Gresik dengan skor 0-1 di Stadion Manahan Solo, Rabu (7/12).

Apalagi hasil itu membuat Persija untuk dua kali beruntun gagal mendapatkan poin penuh di laga kandang. Akibatnya, Persija kini tetap terpaku di papan bawah klasemen sementara di peringkat ke-14.

Al Hadad menyatakan, Persija sebetulnya menguasai permainan, dan mendapatkan sejumlah peluang. Namun, kegagalan Emmanuel 'Pacho' Kenmogne membuat mental pemain makin menurun. Alhadad mengakui ekkseutor memang dipercayakan kepada Pacho.

“Kami menyerang terus, banyak peluang, ada penalti, tapi tidak masuk. Akhirnya memengaruhi mental, dan banyak peluang tidak jadi gol. Mungkin akan berbeda jika penalti itu masuk,” kata Mamak, sapaan Al Hadad.

 “Selain itu, pemain kurang tenang menyelesaikan peluang yang seharusnya bisa jadi gol. Sumbernya memang dari penalti enggak masuk itu. Mental pemain down, dan bermain terburu-buru, konsentrasi hilang. Kami kali ini kurang beruntung, seakan bola enggan masuk ke gawang lawan,” ujarnya.

Sebaliknya, Pelatih Persegres Eduard Tjong semringah dengan putusnya packelik kemenangan tim besutannya di tujuh laga terakhir. Kemenangan itu diraih dengan kerja keras pasukannya. Setelah unggul, Persija menekan dari berbagai lini, namun dewi fortuna tampaknya lebih memihak tim tamu.

Eduard mengatakan, tiga pertandingan terakhir timnya tampil tanpa beban. “Tidak gampang kami menang dii laga ini. Kami datang dengan psikis yang berat, karena dua kali tidak dapat poin di kandang. Sisa tiga pertandingan ini kami lepas. Saya terima kasih pada pemain, karena dalam pertandingan ini tampil fight,” ujar pelatih yang akrab disapa Edu ini.

Dia mengatakan, strategi mengunci Greg Nwokolo terbukti berhasil. Edu menginstruksikan setiap bola ada di Greg, harus ada dua pemain yang menjaga. Pada babak kedua, timnya sempat kewalahan karena Persija bermain lebih disiplin.

“Babak kedua kami sudah tidak bisa menyerang. Tapi, yang saya lihat kalau bola ke Greg bagaimana. Dalam latihan kita setting bagaimana cara mengadang Greg. Itu terbukti berhasil meredam daya serang Persija,” ucap Edu.

Pencetak gol semata wayang Gresik United Ghozali Siregar bersyukur atas kemenangan yang diperoleh Laskar Joko Samudro.

“Persija tim bagus. Babak kedua kami ditekan, tapi kami bisa memanfaatkan sedikit peluang menjadi gol. Bersyukur raih tiga angka di pertandingan ini,” kata Ghozali. (*/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #persija-jakarta 

Berita Terkait

Perebutan Gelar Juara Semakin Sengit

Indosport

“Kami Mau Menang, Mau Juara”

Liga Indonesia

Bukan Misi Mustahil

Liga Indonesia

Kunci Menuju Takhta

Liga Indonesia

Misi Sulit di Makassar

Liga Indonesia

IKLAN