Rabu, 21 November 2018 11:20 WIB
pmk

Hukum

Kapolda: Masyarakat Jangan Langsung Percaya Informasi di Medsos

Redaktur: Ali Rahman

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan

INDOPOS.CO.ID - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan meminta agar masyarakat tidak langsung percaya terkait adanya kabar Tommy Soeharto yang mendanai aksi dugaan makar. Sebab, informasi yang ada di media sosial tidak bisa dipastikan keakuratannya.
 
"Kalau belum jelas ya jangan dispkeluasi macam-macam‎. Itu kata siapa?" kata Iriawan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (9/12).
 
Iriawan melanjutkan, tindakan menuduh orang hanya berdasarkan gambar tersebut, sungguh mencoreng nama baik.‎ "Tidak boleh lah nuduh orang. Perlu bukti," imbuhnya.
 
Namun saat ditanya apakah Tommy termasuk orang yang tengah diselidiki oleh Polda Metro Jaya, Iriawan tidak membantahnya.
 
"‎Tidak boleh nuduh. Nanti kalau sudah ada baru kami buka. Kalau gambar orang bisa buka, semua juga bisa. Jangan percaya media sosial ya. Menyesatkan. Kalau orang gak terlibat lalu dituduh, kan gak enak," tandas Iriawan. 
 
Belakangan ini beredar secara berantai bagan pemodal dan penerima dana makar. Tidak jelas dari mana dan siapa yang pertama kali mengedarkan bagan tersebut.
 
Dalam bagan aliran pemasok dan penerima dana itu, pemodal utama datang dari putra bungsu Presiden Kedua RI Soeharto, yaitu Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. (rmn/jpnn)

TOPIK BERITA TERKAIT: #isu-makar 

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Tahan Hatta Taliwang

Hukum

Polda Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Makar

Nasional

Diduga Makar, Mantan Anggota DPR Ditangkap

Politik

Polri Waspada Komplotan Makar

Nasional

IKLAN