Rabu, 21 November 2018 07:26 WIB
pmk

Lifestyle

Aktor Star Trek Sapa Anak-Anak Disabilitas

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

GEMBIRA: Anak-anak disabilitas bersama dengan aktor Hollywood pemeran Klingon dalam film layar lebar Star Trek VI The Undiscovered Country, Matthias Heus dan pendiri Artha Graha Peduli Tomy Winata sebelum jalan sehat akhir pekan lalu di Pasar Akhir Pekan SCBD. Foto: Novita Amelilawaty/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID-Rangkaian pekan Hari Disabilitas Internasional dimeriahkan dengan mengajak anak-anak dan keluarga disabilitas jalan sehat. Ada lebih dari 250 anak beserta pendampingnya masing-masing melakukan jalan sehat di seputaran Car Free Day Pasar Akhir Pekan SCBD. 

"Mengajak anak-anak disabilitas agar bisa menikmati ruang terbuka, dan memberikan kesempatan masyarakat umum untuk berbagi, berbaur dengan kaum berkebutuhan khusus dengan menggandeng tangan atau mendorong kursi roda mereka," jelas Pendiri Artha Graha Peduli (AGP), Tomy Winata di Pasar Akhir Pekan SCBD, akhir pekan lalu. Dia menyebutkan pihaknya menggandeng Yayasan Narendra Krida (YNK) pimpinan Trusty Moeljono, dan beberapa perusahaan swasta lainnya. 

Bos besar perusahaan grup Artha Graha itu juga mengajak aktor Hollywood pemain film layar lebar Star Trek VI The Undiscovered Country, Matthias Heus yang dikenal juga peduli terhadap keluarga disabilitas. Dia mengatakan sama dengan di negaranya masyarakat umum selalu menyambut keluarga disabilitas dengan tangan terbuka. 

Lebih dari seribu orang ikut serta jalan sehat. Di antaranya, 250 anak disabilitas binaan yayasan dan keluarga, parahati, keluarga besar AGP serta masyarakat umum. "Anak-anak disabilitas binaan yayasan turut ambil bagian bersama dengan pendamping mereka masing-masing," kata Ketua Panitia Pelaksana  jalan sehat, Azka Keke Iskandar. 

Azka Keke mengatakan jalan sehat keluarga disabilitas kemarin memberikan waktu pada anak-anak disabilitas bergembira bersama keluarga dan orang lain dalam suasana yang berbeda, serta memberikan kesadaran pada keluarga mereka bahwa banyak orang di luar keluarga yang juga memiliki kepedulian pada anak disabilitas mereka.

"Tidak perlu merasa terasing. Kita memberikan edukasi pada keluarga dan anak-anak disabilitas kalau aktifitas fisik di luar sangat dibutuhkan mereka dan tidak perlu menyembunyikan mereka dari masyarakat," papar Azka Keke. 

Terlebih, lanjutnya, itu memberikan kesempatan dan mengajak masyarakat untuk berbagi dan lebih bisa menerima mereka, melihat, dan menilai bahwa penyandang disabilitas mempunyai hak hidup dan berkembang yang sama dengan manusia normal. (far/vit)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

Target PAD Reklame Tak Tercapai

Megapolitan

Mabes Polri: Situasi Sudah Terkendali

Headline

Martir (Hidup) Itu Bernama Novel Baswedan

Opini

Asyik, Ariel Tatum Balikan Lagi Sama Mantan

Indotainment

IKLAN