Senin, 24 September 2018 07:05 WIB
pmk

Internasional

Satu Komandan Abu Sayyaf Tewas di Tangan Pasukan Malaysia

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID– Satu lagi komandan Abu Sayyaf tewas. Pasukan keamanan Malaysia di perairan Sabah berhasil membunuh Abraham Hamid pada Sabtu (10/12). Hamid merupakan otak sekaligus pemimpin aksi penculikan di resor wisata sisi selatan Filipina. Dia jugalah yang memerintahkan pemenggalan kepala dua sanderanya.

Mayor Filemon Tan, juru bicara militer regional Filipina, mengatakan bahwa tewasnya Hamid menjadi pukulan telak bagi kelompok Abu Sayyaf. ”Selama ini, pria tersebut dikenal sebagai bandit yang kejam dan gencar memimpin penculikan serta pengintaian korban. Semua ini akan berdampak signifikan bagi Abu Sayyaf,” ujar Tan. Dia berharap kematian Hamid akan membuat Abu Sayyaf tak lagi bertaji di kawasan Sabah.

Tan mengatakan bahwa Hamid merupakan salah seorang militan yang rutin memimpin aksi penculikan di kawasan Borneo tersebut. Menculik adalah keahlian Hamid. Dia juga tak segan-segan menghabisi nyawa sanderanya jika tidak mendapatkan uang tebusan. Selain mengeksekusi mati dua turis asal Kanada itu, dia terlibat dalam penculikan empat awak kapal asal Indonesia pada April lalu.

Selain menewaskan Hamid, aparat Malaysia menembak mati dua terduga militan dalam bentrok di Lahad Datu, Sabah, pada hari yang sama. Tak hanya itu, mereka juga mengamankan dua orang lain yang diyakini terlibat dalam penculikan. Kerja bagus kepolisian Malaysia dan bantuan patroli pantai Filipina itu menuai apresiasi positif dari PM Najib Razak.

Melalui blog pribadinya, Najib memuji kinerja polisi. ”Kami pasti akan melanjutkan kerja sama pertahanan dengan Filipina di wilayah-wilayah yang rawan,” katanya. Pemimpin yang makin hari kian tak populer itu berharap keberhasilan operasi gabungan tersebut bakal mendongkrak angka kehadiran wisatawan. Terutama di wilayah selatan Filipina yang berbatasan dengan Malaysia. (AFP/aljazeera/hep/c6/sof)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN