Selasa, 13 November 2018 11:22 WIB
pmk

Lifestyle

Pria yang Dikhitan Lebih Kecil Alami Risiko HIV AIDS

Redaktur:

Pakar Sunat dan Pendiri Rumah Sunatan, dr. Mahdian Nur Nasution ketika memberikan pemaparan terkait manfaat sunat dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (13/12)

INDOPOS.CO.ID - Bagi kaum muslim, sunat atau khitan merupakan suatu kewajiban. Di sisi lain, sunat juga dilakukan untuk meminimalisir penyakit kelamin. Tak terkecuali HIV AIDS. 

"Pria yang tak disunat memiliki risiko 2 kali lebih besar terkena kanker prostat, dan pria dewasa yang disunat lebih kecil 4,5 kali terkena risiko HIV AIDS," jelas Pakar Sunat dan Pendiri Rumah Sunatan, dr. Mahdian Nur Nasution di Jakarta, Selasa (13/12).

Mahdian menambahkan, banyak manfaat bagi kaum pria yang disunat. Diantaranya terhindar dari risiko penyakit HIV. Sebab, lanjut dia, lebih dari 80 persen kasus HIV tertular dari penis yang tak disunat. 

"Berbagai penyakit lainnya bisa timbul kapan saja jika penis belum disunat. Namun ada juga berbagai penyakit yang mengharuskan pria segera disunat," tambah dia. 

Soal usia sunat, Mahdian menyarankan agar idealnya dilakukan sejak anak-anak. Sebab, kulit pada penis lebih lentur dan mudah.  

"Kulit kulup (pada usia anak-anak) masih tergolong elastis. Sehingga memudahkan dokter saat melakukan tindakan. Berbeda halnya dengan sunat dewasa yang memiliki kesulitan yang lebih tinggi dan proses penyembuhannya juga tergantung faktor umur," pungkasnya.(cr1/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Radang Sebabkan Gigi Cepat Ompong

Jakarta Raya

Kuncinya, Gizi Seimbang Ditambah Susu

Jakarta Raya

Dehidrasi Sebabkan Batu Ginjal

Jakarta Raya

Pasien Tinggal Datang, Tak Perlu Antre

Jakarta Raya

Lima Kelurahan Belum Miliki Puskesmas

Megapolitan

Nyeri Sendi Rutin, Waspada Sarkoma

Jakarta Raya

IKLAN