Selasa, 13 November 2018 07:51 WIB
pmk

Liga Indonesia

Matsunaga Masih dalam Rencana Persiba Musim Depan

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Persiba Balikpapan bakal dihuni wajah baru dalam gelaran Indonesia Super League (ISL) tahun depan. Rencananya, tim pelatih Beruang Madu-julukan Persiba - hanya memberi rekomendasi kepada 15 pemain untuk dipertahankan manajemen.

Asisten Pelatih Bima Sakti menegaskan, ke-15 nama tersebut sebagian besar pemain yang berangkat ke Serui dan berlaga saat menjamu Barito Putera, Senin (12/12) kemarin. Artinya, untuk legiun asing, kemungkinan hanya Shohei Matsunaga dipertahankan. Sebab, dia satu-satunya pemain impor yang diboyong ke Papua.

Pada laga terakhir, Matsunaga tidak tampil karena akumulasi kartu kuning. Pemain nomor punggung 18 tersebut dinilai layak dipertahankan. Kontribusi dan loyalitas kepada Persiba patut diacungi jempol. Selama gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, dia jadi pemain yang mencatatkan penampilan terbanyak alias hanya sekali absen. Artinya secara fisik, dia mendukung karena minim cedera.

Untuk urusan mencetak gol, Matsunaga juga nomor satu. Dia tercatat sebagai top scorer tim dengan torehan 13 gol dan lima assist. Dengan posisinya sebagai gelandang, capaian tersebut sangat layak jadi pertimbangan manajemen. “Mohon maaf, untuk daftar namanya belum bisa diumumkan. Yang pasti saat ini saya sudah berikan kepada manajemen,” kata Bima setelah menjamu Barito.

Satu nama yang disebut hanyalah stopper Absor Fauzi. Menurut Bima, loyalitas dan perjuangan Absor untuk Persiba tidak diragukan lagi. Bahkan, layak disebut sebagai salah satu legenda Persiba. Pria yang identik dengan nomor 32 itu memang tercatat sebagai pemain luar Balikpapan yang paling lama merumput bersama Beruang Madu. Sejak 2010 lalu, dia selalu mengabdi kepada Persiba. Tanpa sekali pun pindah ke klub lain.

“Secara keseluruhan, semua pemain mau bertahan. Terutama Kapten Absor,” ungkap Bima.

Pria yang juga merangkap sebagai pemain itu membeberkan, yang menjadi pertimbangan tim pelatih memberi rekomendasi adalah semangat juang pemain ketika dipercaya turun di lapangan. Demikian pula dedikasi dan kepribadian pemain di dalam dan luar lapangan. “Kami dari tim pelatih hanya memberi rekomendasi, selebihnya saya serahkan kepada manajemen. Dan, pastinya ke pelatih musim depan,” pungkas Bima. (ndu/bby/k9/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-indonesia 

Berita Terkait

Tandang Terburuk Putaran Kedua

Liga Indonesia

Please, Jangan Kalah Lagi

Liga Indonesia

Misi Sulit di Makassar

Liga Indonesia

Tak Mungkin Tak 100 Persen

Liga Indonesia

Degradasi Menanti Cendrawasih Jingga

Liga Indonesia

Osvaldo-Da Silva Bisa Main Bersama

Liga Indonesia

IKLAN