Senin, 19 November 2018 12:30 WIB
pmk

Total Sport

Melihat Kegiatan Soccer Clinic dengan Pelatih Real Madrid Foundation

Tambah Skill Sepak Bola Anak-Anak Rusun Marunda
Redaktur:

MAIN BOLA: Pelatih sepak bola dari Real Madrid Foundation, Igor dan Pau, saat melatih anak-anak peserta soccer clinic di National High Jakarta School, kemarin (16/12), didampingi Kepala Sekolah Dexter Higinio C Canicula dan Manajer SSB Jaguar Marunda Ronny Kapojos.

Ada pemandangan berbeda di lapangan bola National High Jakarta School (NHJS), Pos Pengumben, Srengseng, Jakarta Barat, kemarin (16/12). Puluhan anak terlihat antusias bermain bola, ditemani sejumlah pelatih asing. 

BRIGITA SICILLIA, Jakarta

INDOPOS.CO.ID - Rupanya sejak Selasa (13/12) lalu, hingga Minggu (18/12) besok, Nation Building NHJS menggelar ”Real Madrid Foundation Soccer Clinic” (RMFSC). Kegiatan tersebut sudah berlangsung selama empat kali sejak tiga tahun lalu. 

Tahun ini, mereka kedatangan dua coach (pelatih) RMFSC, yaitu Igor dan Pau. Sebanyak 46 orang peserta dari usia 6-12 tahun mendapatkan sejumlah pelatihan teknik dasar dan strategi bermain bola.

”Memang berbeda sih. Kalau dalam kelas olahraga biasa, pelatihan yang diberikan tidak sedetail kalau di soccer clinic ini,” kata Celine, alumni soccer clinic sebelumnya, saat ditemui di pinggir lapangan, kemarin (16/12). Tidak hanya diajarkan teknik dasar bermain bola, tapi juga diajarkan mengatur strategi di lapangan hijau.

Menariknya lagi, para peserta bukan hanya dari siswa-siswi NHJS saja, melainkan juga mengundang 11 anak-anak tidak mampu yang berasal dari Rusun Marunda. Anak-anak tersebut berasal dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Jaguar Marunda, asuhan Ronny Kapojos.

”Kegiatan ini adalah bagian dari visi misi organisasi Nation Building, yaitu melakukan pembentukan karakter melalui sepak bola. Selain sepak bola, kami juga menggalang sejumlah kegiatan sosial yang melibatkan siswa-siswi NHJS,” jelas Ketua Panitia Nicole The.

Siswi yang kini menginjak kelas tiga SMA itu, mengakui kerjasama dengan RMF karena memiliki visi misi yang sama. Karena itu, tidak hanya sebagai tuan rumah dalam kegiatan pelatihan sepak bola semata, tapi juga mengundang peserta dari kalangan masyarakat tidak mampu agar mendapatkan keterampilan.

Yayasan Real Madrid (Real Madrid Foundation) sendiri adalah perpanjangan tangan dari klub sepak bola Real Madrid yang merupakan sebuah klub sepak bola terpandang di Eropa. Yayasan itu fokus pada kualitas pendidikan olahraga, kesejahteraan masyarakat, dan juga kegiatan sosial lainnya.

”Anak-anak kami sangat bersemangat dan merasa sangat bersyukur bisa diundang mengikuti pelatihan sepak bola ini. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah kami duga sebelumnya,” urai Manajer sekaligus Kepala Pelatih SSB Jaguar Marunda Ronny Kapojos.

Dijelaskannya, sejak SSB Jaguar Marunda didirikan memang bertujuan untuk membina anak-anak yang tidak beruntung secara ekonomi, agar memiliki keterampilan. ”Dulunya mereka hanya anak-anak korban gusuran Kali Pluit yang suka ngelem, dekat dengan narkoba, dan berbagai aktivitas yang dekat dengan dunia kriminal. Tapi sekarang, mereka bisa berprestasi lewat sepak bola,” beber pria yang mengaku mantan narapidana LP Nusakambangan itu, kepada wartawan.

Yang terpenting, anak-anak yang tergabung di klub binaannya itu bisa merehabilitasi mental mereka, agar menjadi pribadi yang lebih baik. ”Karena lewat sepak bola mereka bisa belajar kejujuran, sportivitas, pantang menyerah, dan kebersamaan,” pungkasnya. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #totalsport 

Berita Terkait

Indonesia Ikut Zurkhaneh, Apa Itu?

Total Sport

Jogjakarta dan Jawa Tengah Kuasai Kejurnas Korball

Total Sport

Tekuk Kalbar, Tim Voli Junior Banten Juara Grup

Total Sport

400 Peserta Ikuti Senam Pernapasan

Total Sport

IKLAN