Minggu, 18 November 2018 04:47 WIB
pmk

Bulutangkis

Indonesia Tak Tempatkan Satupun Wakil di Final

Redaktur: Ali Rahman

Praveen Jordan/Debby Susanto. Foto: Reuters

INDOPOS.CO.ID - Hasil mengecewakan diraih oleh pasangan asal Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto. Mereka dikalahkan oleh pasangan asal Inggris, Chris Adcock/Gabriel Adcock, di babak semifinal BWF Super-Series Finals 2016. Sesungguhnya, Praveen/Debby bermain cukup mengesankan di awal babak pertama. Pasangan Indonesia itu berpeluang besar untuk mengungguli pasangan suami istri asal Inggris tersebut dengan memimpin poin hingga interval babak pertama dengan skor, 11-7.

Namun sayang, Praveen/Debby sempat kehilangan fokus di akhir set pertama dan harus rela memberi set pertama untuk keunggulan pasangan asal Inggris tersebut dengan skor 19-21. Pada set kedua, Praveen/Debby berusaha merubah permainan untuk memaksakan permainan berlanjut hingga rubber game. Beruntung kerja keras keduanya membuahkan hasil. Praveen/Debby berhasil merebut set kedua dengan skor 21-17 dan memaksakan pertandingan berakhir dengan rubber game.

Sayangnya, di set ketiga, Praveen/Debby juga harus menyerah atas pasangan Inggris itu dengan skor 9-21. “Game pertama pas poin-poin akhir, beberapa kali bola di atas kepala Jordan luput. Kami terburu-buru, kurang kontrol dan tidak bisa main tenang,” ujar Debby, mengutip dari laman resmi PBSI, Minggu (18/12).

“Game pertama dan kedua kami mainnya bisa ketat. Tapi pas di game ketiga pukulan kami banyak kurang yakin. Jordan juga mainnya kurang lepas. Enggak bisa mengontrol permainannya di lapangan. Banyak pukulan lawan yang tidak terlalu menyulitkan tapi kami mati,” lanjut Debby.

Dengan demikian, Indonesia tidak menempatkan wakilnya di babak final BWF Super-Series Finals 2016. Dua wakil Indonesia lainnya di sektor ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, malah harus gagal menembus babak penyisihan grup. Sementara pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, harus mundur dari turnamen akibat cedera yang diderita oleh Butet –sapaan akrab Liliyana. (rmn)


TOPIK BERITA TERKAIT: #badminton 

Berita Terkait

IKLAN