Anggaran Beasiswa 2017 Masih Minim

INDOPOS.CO.ID – Alokasi anggaran pemerintah untuk program beasiswa tahun 2017 belum bisa mengcover jumlah mahasiswa penerima beasiswa. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Menteri Riset, Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Mohamad Nasir saat menyerahkan Bantuan bagi Mahasiswa Berprestasi (BMB) di kantornya di Jakarta, Selasa (20/12).

Nasir menyebutkan, jumlah mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan tinggi (Dikti) sebanyak 7,5 juta orang. Tidak sedikit, menurut Nasir mahasiswa berprestasi kita kesulitan biaya karena dari keluarga tidak mampu. ”Kehadiran pemerintah, ingin memastikan mereka (mahasiswa berprestasi tidak mampu, Red) dapat terus melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Mohamad Nasir.

Dia menegaskan, peran swasta dapat mendukung program pemerintah. Pasalnya untuk mengratiskan semua oleh pemerintah itu tidak mungkin. ”Kalau dari pemerintah seluruhnya masih tidak mungkin untuk menggratiskan semuanya,” ungkapnya.

Nasir mencontohkan, peran swasta yang berkontribusi pada pendidikan tinggi. Salah satunya, bantuan beasiswa di 10 perguruan tinggi yang diberikan oleh salh satu perusahaan swasta pada tahun 2016 ini. Dengan jumlah PTN tersebut, dikatakan Nasir merupakan wujud dukungan swasta kepada pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa.

Upaya Kementerian Ristek dan Dikti yang lain adalah membangun pendidikan tinggi di daerah terdepan terluar dan tertinggal. Menurut Nasir, program tersebut untuk mendorong meningkatkan sumber daya di daerah, agar keutuhan NKRI tetap terjaga.

Kendati itu, Nasir menambahkan, kebijakan tersebut harus ada keberpihakan yang jelas bagi anak-anak Indonesia dimanapun. ”Kalau tidak anak-anak di daerah 3T tidak akan mungkin mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya.

Baca Juga :

Siap-Siap Komersialisasi Pendidikan

Ia menyatakan, meskipun ada penurunan anggaran di tahun 2017 mendatang, dana alokasi untuk beasiswa anak-anak Indonesia ditingkatkan dengan cara mengeliminasi mana yang tidak value added kemudian mengalokasikannya untuk pendidikan.

”Kami berpesan kepada para rektor dan direktur yang menerima bantuan kali ini agar dapat menyalurkannya dengan benar dan tepat kepada mahasiswa yang membutuhkan,” tegasnya. (nas)

Komentar telah ditutup.