PLN Dapat Kredit Sindikasi Rp 12 T

INDOPOS.CO.ID – Enam kreditor memberikan pinjaman kredit sindikasi kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) senilai Rp 12 triliun. Enam kreditor PLN tersebut adalah Bank Mandiri, BRI, BCA, Maybank, Sarana Multi Infrastruktur, dan Indonesia Eximbank.

Kredit sindikasi itu bertenor hingga sepuluh tahun. Yang bertindak sebagai lead arranger adalah Bank Mandiri. Kredit tersebut digunakan untuk mempercepat penyelesaian megaproyek 35.000 MW.

”Penandatanganan kredit investasi Rp 12 triliun itu menunjukkan, bahwa kami terus bekerja keras menyediakan listrik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pertumbuhan ekonomi nasional,’’ ujar Dirut PLN Sofyan Basir, Senin (19/12).

Menurut mantan Dirut BRI tersebut, PLN berupaya mempercepat penyelesaian proyek 35 ribu MW dengan percepatan penyelesaian pembangunan pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Kebutuhan investasi kelistrikan di tanah air terus meningkat.

Baca Juga :

Sumber dana untuk membiayai kebutuhan investasi itu terdiri atas berbagai sumber, termasuk internal dan pinjaman. Sofyan menegaskan, PLN berupaya menyelesaikan tugas pembangunan infrastruktur kelistrikan dan harus dibarengi dengan strategi pendanaan yang prudent serta konservatif.

”Diantaranya, terus memperbesar porsi pendanaan dalam negeri pada portofolio pinjaman PLN,’’ imbuhnya. Korporasi juga berupaya memaksimalkan porsi rupiah dalam pendanaan agar terus mengurangi eksposur valas.

Baca Juga :

Kendati demikian, dia mengakui bahwa sumber pendanaan valas masih diperlukan mengingat keterbatasan likuiditas pendanaan rupiah. Perjanjian kredit ditandatangani Sofyan bersama enam direktur masing-masing kreditur sindikasi bank maupun lembaga pembiayaan tersebut. (dee/c16/noe/jos/jpnn)

Komentar telah ditutup.