Minggu, 18 November 2018 09:07 WIB
pmk

Liga Indonesia

Persiba Serius Rombak Lini Belakang

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID Konsistensi jadi masalah utama lini pertahanan Persiba Balikpapan dalam gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Itu terlihat dari banyaknya bola yang bersarang ke gawang Beruang Madu yang mencapai 52 gol. Seringnya Jaino Matos mengubah formasi lini belakang menjadi salah satu penyebabnya.

Setidaknya terjadi 12 kali pergantian strategi dilakukan arsitek berpaspor Brasil itu untuk menjegal serangan lawan, mulai memasang empat bek sejajar, tiga bek sejajar, hingga lima bek sejajar. Bahkan Jaino pernah memasang dua stoper saja tanpa didampingi wing back, saat menjamu Mitra Kukar di putaran kedua.

“Fokus pemain di pertandingan memang masih ada kekurangan. Kami sering kebobolan di menit-menit akhir. Dan ini sangat berpengaruh dengan hasil akhir. Kalau boleh memilih, mending kebobolan di tengah-tengah supaya kami bisa mengejar ketertinggalan,” kata Asisten Pelatih Bima Sakti baru-baru ini.

Dipanggilnya Abdul Rahman untuk membela Merah Putih dalam gelaran Piala AFF 2016 menambah derita di lini pertahanan. Hilangnya Rahman memberi lubang di sisi kiri.

“Kami sempat kesulitan mencari pengganti karena hanya ada Fengky Turnando. Di akhir-akhir ISC, bahkan saya memaksa Hermawan untuk mengisi posisi itu,” tuturnya.

Ketika disinggung mengenai pemain yang dipertahankan, pria yang merangkap sebagai pemain nomor punggung 11 ini mengaku hanya memberi rekomendasi kepada tiga nama. Dari sembilan pemain yang berposisi asli sebagai bek.

“Tapi, maaf, untuk nama belum bisa saya bocorkan,” terangnya. (ndu/don/k11/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-indonesia 

Berita Terkait

Sriwijaya Fokus Lolos Zona Degradasi

Liga Indonesia

Bukan Semata soal Uang

Liga Indonesia

“Kami Mau Menang, Mau Juara”

Liga Indonesia

Bukan Misi Mustahil

Liga Indonesia

Situasi Sulit, Tetap Enjoy

Liga Indonesia

Pesan Yanto Basna dan Ryuji Utomo

Liga Indonesia

IKLAN