Alexa Metrics

Dua Gadis Belia Dijual ke Lokalisasi

Dua Gadis Belia Dijual ke Lokalisasi

INDOPOS.CO.ID – Dua anak baru gede (ABG) di Tegal diduga menjadi korban prostitusi anak. Keduanya dijajakan seorang muncikari dan perantara di lokaslisasi Desa Peleman, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal.

Korban inisial W (13) dan A (15) warga Kabupaten Pemalang dijanjikan sebuah pekerjaan. Kasus tersebut mencuat, setelah salah seorang ibu korban mencari keberadaan anaknya yang sudah beberapa hari pergi dari rumah.

Iis (25) orang tua salah seorang korban mengatakan, awalnya anaknya pergi dari rumah dengan alasan mencari pekerjaan. Namun, dia kedatangan tamu yang ternyata pemilik rental kamera.

“Saat datang ke rumah, pemilik rental menanyakan keberadaan anak saya. Karena katanya, sudah beberapa hari menyewa kamera namun hingga jatuh tempo belum juga dikembalikan,” ungkap Iis.

Mendengar informasi itu, Iis kemudian berupaya mencari keberadaan anaknya. Dua mendatangi kediaman satu per satu teman-temannya. Namun, keberadaan korban tidak juga diketahui.

Akhirnya Iis mendapatkan informasi anaknya terakhir kali terlihat bersama P, yang merupakan tetangganya. Iis kemudian mendatangi kediaman P dan menanyakan keberadaan anak gadisnya

“Awalnya dia tidak mengaku. Namun, setelah saya desak akhirnya dia mengaku kalau anak saya berada rumah R yang ternyata seorang muncikari di Lokalisasi Peleman,” tandasnya.

Informasi itu membuat Iis terkejut. Dia pun kemudian mendatangi rumah R dan ternyata benar anaknya berada di sana bersama korban lainnya. Menurut pengakuan korban, di sana mereka kerap dipaksa melayani tamu-tamu lelaki hidung belang yang datang.

Mendengar pengakuan anaknya itu, Iis langsung melaporkan tindakan P dan R ke Polres Tegal, setelah menjemput anaknya dari lokalisasi.

Sementara itu, untuk melengkapi berkas pelaporan, korban sempat divisum di RS Mitra Siaga Dampyak, Kramat, Kabupaten Tegal. (muj/zul/yuz/JPG)



Apa Pendapatmu?