Rabu, 26 September 2018 04:00 WIB
pmk

Total Sport

Binpres Perbafi Pantau Terus Kondisi Atlet Jelang Kejuaraan di Singapura

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID, Persatuan Binaraga dan Fisik Indonesia (Perbafi) tidak mau atletnya yang tergabung  dalam Tim Nabba/WFF Indonesia Goldsgym kurang maksimal di kejuaraan. Jelang perhelatan Internationl Nabba/WFF International di Singapura, 15 Januari 2017 mendatang, otoritas tertinggi Binaraga Indonesia itu terus pantau persiapan atletnya.

” Sampai saat ini kami tanya terus perkembangannya, jangan sampai di hari pertandingan, mereka belum siap. Poin utamanya adalah mereka harus menjaga kondisi tubuh,”ujar Ketua Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Perbafi, Dody Syahputra.

Seperti diketahui, rencananya, 11 atlet akan diboyong Perbafi ke kejuaraan tersebut pasca menggelar Kemal Trophy Championship II, beberapa waktu lalu. Atlet-atlet yang akan diboyong adalah Ismail asal Sulsel di kelas NABBA bodybuilding open, Dian Bagol asal DKI Jakarta (NABBA bodybuilding master open), Gerard Kawilarang asal Banten (NABBA bodybuilding master open), Claudio Kermite asal Sulut (NABBA junior bodybuilding under 24th), Odhy Jo asal Sulut (WFF men physique), Steven Haryanto asal JATIM (WFF men physique), Ari Wijaya asal Riau (WFF men sportmodel), Oka Astawa asal Sulsel (WFF men sportmodel), Helena Goni asal Sulut (women sportmodel), Anita Dessy asal Jatim (bikini model) dan Debie Sisilia asal Jatim (bikini model).

” Mereka jangan sampai sakit, sakit apapun. Karena itu akan berpengaruh kepada kondisi dan perubahan badan. Jadi mereka sudah harus fokus memikirkan badan,”kata Dody. Lebih lanjut atlet yang selalu menjadi langganan juara itu menambahkan, yang berikutnya adalah para atlet sudah harus melakukan pola makanan yang sesuai dengan Binaraga, jadi jangan sampai ketika nanti tampil kondisi tubuh dalam keadaaan tidak on fire.

” Biasanya, kalau sudah jelang satu minggu, mulai diatur minum air putihnya agar tidak terlalu banyak air tubuh kita. Puasa air atau mengatur minum air ini adalah cara agar bagaimana tubuh kita lebih kelihatan krispy atau kering sehingga otot-otot di dalam tubuh terlihat jelas,” ujar pria yang hobi memakai topi itu. Sementara yang ketiga, imbuh Dody, selain mempersiapkan fisik yang prima dan sesuai dengan standard Binaraga, yang terpenting adalah bagi 11 atlet yang akan ikut harus juga mempersiapkan mental bertanding dan mental tampil.

” Jangan sampai persiapan yang panjang hanya rusak dalam satu hari. Kuatkan diri bahwa kita ini bisa, kasih senyum yang baik dan percayalah, kalau kita mampu demi Indonesia. Keluarkan segenap kekuatan saat di atas panggung dengan maksimal,”ujar Dody. Binpres Perbafi jelang keberangkatan akan mengumpulkan sebelas atlet sebelum berangkat. Minimal dua hari sebelum pertandingan, Perbafi akan memantau persiapan terakhir dari setiap atlet.

” Ini bentuk nyata kami agar kami bisa melahirkan atlet binaraga yang berpotensi. Dari sisi teknis, ke-11 Atlet ini sangat kompeten dan layak menjadi juara, namun ada yang beberapa masih memang dipersiapkan untuk merasakan jalur jam terbang atau pengalaman tampil. Intinya sama, semua bermanfaat untuk atlet,”kata pria yang murah senyum itu. Seperti diketahui, janji Perbafi untuk langsung mempersiapkan atlet di kejuaraan international pasca sukses menggelar Kemal Trophy Chamionship II langsung terbukti. Organisasi di bawah pimpinan Kemalsyah Nasution itu memberikan bukti dan bukan janji dimana selalu mengedepankan kepentingan atlet di bandingkan dengan kepentingan politis maupun kepentingan pribadi pengurusnya.(*)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN