Kamis, 15 November 2018 03:36 WIB
pmk

Total Sport

2017, Kemenpora Prioritaskan Asian Games

Redaktur:

Menpora Imam Nahrawi

INDOPOS.CO.ID - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan empat agenda besar untuk tahun depan. Yang paling utama persiapan pelaksanaan Asian Games dan Paragames. Kemudian penyiapan Olympic Center serta pelaksanaan Program Indonesia Emas (Prima).

Hal itu  diungkapkan Menpora Imam Nahrawi  dalam acara Refleksi dan Proyeksi kerja Kemenpora 2016-2017 di hall badminton kantor Kemenpora, Senayan, kemarin.  Kegiatan itu juga dihadiri para peraih medali emas Olimpiade, Susy Susanti, Alan Budi Kusuma, Taufik Hidayat, Tontowi Ahmad, dan Liliyana Natsir.

"Mulai saat ini prioritas kami adalah Asian Games dan Olimpiade. Sementara  SEA Games 2017 menjadi batu loncatan dan tetap dianggarkan bersama cabor (cabang olahraga) prioritas," kata Menpora Imam Nahrawi.

"Sebagai gambaran pada SEA Games 2013 Singapura kita mengirimkan 565 atlet, nanti 2017 kami hanya mengirimkan maksimal 250 atlet.Kami akan kirim cabor dan atlet yang benar-benar berpotensi mendapatkan medali. Jadi tidak ada target peringkat di sana nanti," tegas  Imam.

Refleksi Akhir Tahun kali ini didahului  Imam Nahrawi yang bermain bulutangkis bersama para peraih medali Olimpiade (Olympian) seperti, Susi Susanti, Chandra Wijaya, Owi/Butet, dan Ricky Subagja.

Seusai pertandingan, Menpora mengajak jurnalis untuk makan bersama sambil berdiskusi tentang capaian kinerja yang sudah dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sepanjang tahun 2016 dan program-program prioritas yang akan dilakukan di tahun 2017.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat penuh nuansa keakraban, Menteri asal Bangkalan ini mengawali Refleksi Akhir Tahun dengan mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran pejabat dan staff yang ada di lingkungan kementerian atas upaya dan kerja keras dalam mewujudkan dan menyukseskan program-program prioritas nasional dan kementerian, ditengah tengah segala keterbatasan dan tantangan yang dihadapi.

Secara umum menurut Menpora, 3 catatan penting dalam dunia Olahraga Indonesia sepanjang tahun 2016 yang dapat menjelaskan secara nyata kerja yang telah dilakukan kementerian ini adalah, pertama  keberhasilan Indonesia dalam mengembalikan tradisi emas Olimpiade melalui pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir di Olimpiade Rio Agustus 2016 dan juga perolehan medali perak dan perunggu Olimpiade melalui Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni serta Ni Nengah Widiasih dari cabang Angkat Besi di ajang Paralimpik Games 2016.

Kedua, terobosan pemberian bonus bagi Olympian yang terbesar sepanjang sejarah dan juga di dunia serta Jaminan Hari Tua bagi Olympian dan Atlet Berprestasi dan ketiga  Pembenahan Tata Kelola Sepakbola. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games 

Berita Terkait

IKLAN