Internasional

Suaminya Berselingkuh dan Mengejeknya, Tetapi Perempuan Ini Malah Bersyukur

Redaktur:
Suaminya Berselingkuh dan Mengejeknya, Tetapi Perempuan Ini Malah Bersyukur - Internasional

BERUBAH: Betsy sebelum dan sesudah.

 INDOPOS.CO.ID - Betsy Ayala punya tubuh besar. Beratnya mencapai 118,8 kilogram setelah melahirkan anak perempuannya, Isabella, pada 2013. Tetapi itu dulu. Sekarang tubuhnya berubah. Berat badannya leyap sampai 46 kilogram. Bukan tanpa usaha. Betsy berolahraga dan mengubah pola hidupnya.

Namun, versi perempuan 34 tahun itu, semua mungkin tidak akan terjadi kalau suaminya tidak berselingkuh. Lho? Iya, Betsy berusaha superkeras untuk berubah setelah dia tahu suaminya punya kekasih gelap. Tidak hanya itu, si suami dan kekasih gelapnya mengejeknya dan mengatakan kalau Betsi gendut banget. Gendut seperti sapi.

Perempuan asal Houston, Texas, itu mengetahui perselingkuhan itu saat anak perempuannya masih berusia enam bulan. Betsy sedih dan patah hati. Tetapi, alih-alih tenggelam dalam depresi, Betsy malah berusaha keras untuk berubah.

Dia mulai berolahraga bersama adik perempuannya. Dia juga mengubah kebiasaan makannya. Yang manis-manis dan camilan digantikan dengan kudapan sehat. Sekarang, single mother itu berlatih di gym enam kali sepekan dan tubuh besarnya berganti ideal. ”Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan saat masih gendut,” katanya seperti dilansir Daily Mail.

Sekarang, kebencian kepada mantan suami karena berselingkuh dianggap Betsy sebagai anugerah. ”Jujur, saya merasa apa yang suami lakukan adalah anugerah. Karena mungkin saya tidak akan seperti ini,” ujarnya.

Namun memang semua itu tidak mudah dilakukan. Betsy mengaku selalu menangis setiap kali selesai berolahraga. ”Sangat sulit. Tetapi kemudian saya memantapkan hati dan berniat sungguh-sungguh berubah demi saya dan anak perempuan saya,” papar Betsy.

Betsy mengenang, seumur hidup dia selalu bertubuh gendut. Saat kecil dia menjadi anak yang chubby. Tidak pernah ikut olahraga karena badannya terlalu besar. Saat sekolah dia juga korban bully karena berat badannya itu. ”Saat stress saya akan makan. Makan adalah obat saya.”

Tetapi semua berubah. Sekarang jadwal sehat Betsy mengandung kelas dansa dan Zumba tiga kali sepekan. Plus, lari dan angkat beban di gym enam kali sepekan. Pola makannya pun berubah. Hanya makanan sehat yang tinggi protein. ”Saya lebih bahagia, percaya diri, dan positif.” (jpg)

Berita Terkait

Internasional / HRW Minta Putra Mahkota Saudi Disanksi

Nasional / Apa Kata PKS soal Yerusalem?

Internasional / Australia Didorong Tangani Ketahanan Pangan di Asia Pasifik

Internasional / Calon Pengganti Presiden Zimbabwe ’’Buaya’’

Internasional / Demi Perhiasan, Agen Properti di Melbourne Tipu Pelanggan Rp 65 M

Internasional / Trump Usir Warga Negara Indonesia Korban Kerusuhan 1998


Baca Juga !.