Petaka Zahro Express Bukan Karena Kelebihan Muatan

INDOPOS.CO.ID – Penyebab terbakar Kapal Motor (KM) Zahro Express masih simpang siur. Kendati demikian, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Sumarsono memastikan kejadian nahas itu bukan dipicu oleh kelebihan muatan.

"Kasuz Zahro Express bukan karena over capacity dari semua yang saya temui itu mereka tidak berdesak-desakan," ujar Sumarsono di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/1).

Baca Juga :

Sumarsono menyebut, kapasitas penumpang di kapal itu sebanyak 285 orang. Sementara saat kejadian hanya diisi 147 penumpang.

Sebelumnya, menurut Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Tonny Budiono mengaku, terdapat data yang tidak sesuai dalam surat persetujuan berlayar (SPB) KM Zahro Exspress.

Baca Juga :

Menurut dia, pada SPB jumlah penumpang tertulis 100 orang namun kenyataanya hampir di atas 100 penumpang. Sehingga mengakibatkan kelebihan muatan. "Ada yang bilang 184, ada yang bilang 250 orang," kata Tonny.

Sekadar informasi, KM Zahro Express tujuan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, terbakar di sekitar Pelabuhan Muara Angke Jakarta Utara pada Minggu pukul 08.30 WIB.

Baca Juga :

Kapal yang mengangkut lebih dari 100 orang itu terbakar setelah berlayar 1 mil laut dari Pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Tidung.

Setidaknya ada 23 orang telah dinyatakan meninggal dunia. Dugaan sementara terbakarnya kapal itu akibat adanya hubungan arus pendek pada mesin, sehingga memicu terjadinya kebakaran.(cr2/JPG)

Komentar telah ditutup.