Rabu, 26 September 2018 02:11 WIB
pmk

Ekonomi

Turis Thailand Melejit, Tiongkok-Jepang Turun

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

MANDI MATAHARI: Wisatawan saat menikmati pantai Kuta, Bali. Foto: Ist

INDOPOS.CO.ID– Arus wisatawan asing yang berkunjung ke Jawa Timur pada Januari–November 2016 tercatat 199.155 kunjungan. Artinya, terjadi peningkatan 8,24 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meski demikian, durasi kunjungan turis asing ke Jatim terus menurun.

Kepala Badan Pusat Statistik Jatim Teguh Pramono menyatakan, wisatawan terbanyak berasal dari Malaysia dan Singapura dengan kontribusi masing-masing 22,30 persen dan 10,01 persen.

Di posisi berikutnya, ada Tiongkok, Taiwan, Jepang, Amerika Serikat, India, Korea Selatan, Thailand, dan Hongkong. Meski masih berada di peringkat atas, kunjungan wisatawan asing dari Tiongkok dan Jepang menurun masing-masing 2,42 persen dan 5,73 persen.

Wisatawan dari India juga turun 1,64 persen. Wisatawan asing dengan pertumbuhan tertinggi berasal dari Thailand, yakni 77,44 persen, dengan kontribusi 3,44 persen.

Turis dari Thailand sempat turun 56,53 persen selama periode Oktober–November. Wisatawan dari sepuluh negara terbesar itu berkontribusi 41,41 persen terhadap total kunjungan turis asing ke Jatim.

Pertumbuhan kunjungan wisatawan mengerek okupansi hotel. Tingkat penghunian kamar hotel berbintang pada November mencapai 61,17 persen. Okupansi tertinggi diraih hotel bintang 4, yakni 72,60 persen, disusul hotel bintang 5 sebesar 62,85 persen.

Okupansi di hotel bintang dua mencapai 59,88 persen, sedangkan tingkat hunian kamar di hotel berbintang 3 tercatat 54,59 persen. ’’Tapi, rata-rata lama menginap tamu asing menurun dari 3,74 persen pada Oktober jadi 2,05 persen pada November,’’ jelasnya. Sementara itu, lama kunjungan tamu domestik turun tipis dari 1,61 persen menjadi 1,52 persen. (res/c15/noe/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN