Tender PLTGU Jawa 1 Dibatalkan PLN? KPK Diminta Usut

INDOPOS.CO.ID – Manajemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dikabarkan bakal membatalkan tender pembangunan PLTU Jawa 1.

Tak hanya itu, PLN juga akan menunjuk langsung anak usahanya untuk menggarap proyek tersebut.

Baca Juga :

KPK Korek Peran Teman Pelarian Hiendra

Konsorsium Pertamina-Marubeni-Sojitz sebelumnya sempat digadang-gadang akan memenangkan tender proyek pembangkit tersebut.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman berharap PLN tidak membatalkan tender itu, seperti kasus tender PLTU Jawa 5.

Pasalnya, dari sisi harga dan kompentesi, konsorsium Pertamina sangat layak ditunjuk sebagai pemenang, meskipun diawal proses tender terkesan ada upaya menyingkirkan konsorsium Pertamina.

“Ini proyek negara. Jangan hanya karena kepentingan golongan maka proyek ini dikorbankan. Efek dominonya akan panjang jika tender dibatalkan dan dilakukan penunjukan langsung,” ujar Yusri.

Namun, jika informasi itu benar, maka aparat penegak hukum mesti segera turun tangan menyelidiki penyimpangan tender tersebut.

“Ini sudah tidak benar. Harga jual listrik yang ditawarkan konsorsium Pertamina sudah cukup murah dibandingkan peserta tender lainnya. Maunya pihak PLN apa sebenarnya?," kata Yusri.

Bahkan ia meminta agar Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) turun tangan.

"KPK atau Bareskrim Mabes Polri mesti usut hal itu jika benar tender dibatalkan,” kata dia.(chi/jpnn)

Komentar telah ditutup.