Minggu, 18 November 2018 04:49 WIB
pmk

Ekonomi

Bank Syariah Pacu Kredit Produktif

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID–BNI Syariah berusaha menggenjot penyaluran kredit produktif tahun ini. Selama ini kredit konsumer mendominasi dengan komposisi 65 persen.

Branch Coordinator Bank BNI Syariah Wilayah Timur Edwin Fitrianto menyatakan, pada 2017 pembiayaan bisa tumbuh 18–20 persen. Tahun lalu pihaknya mencatat pertumbuhan pembiayaan sekitar 15 persen. ”Sejalan dengan imbauan OJK, yang kami genjot kredit produktif,” ujarnya di Surabaya kemarin (5/1).

Komposisi kredit pun diharapkan bisa berubah menjadi 40 persen untuk kredit usaha dan 60 persen bagi kredit konsumer. Untuk itu, pihaknya menyiapkan strategi menggarap komunitas pengusaha muslim. ”Secara kualitas kredit, mereka lebih aman dan memiliki jaringan massa,” tutur Edwin.

Selama ini rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) terjaga kurang dari 1,8 persen. Komunitas pengusaha muslim tersebut bergerak di berbagai bidang. Misalnya, telekomunikasi, properti, dan perdagangan dengan kebutuhan modal usaha bervariasi.

Sementara itu, dari total kredit konsumer, sebanyak 90 persen merupakan kredit pemilikan rumah (KPR). Hampir sebagian besar merupakan rumah pertama dengan rentang harga Rp 300–400 juta. Kebanyakan pembiayaan perumahan tersebut berada di Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto.

”Di Surabaya, arahnya sudah high-rise. Tapi, kami belum masuk ke sana karena masih pembangunan,” urainya. (res/c5/sof/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-syariah 

Berita Terkait

IKLAN