Sabtu, 22 September 2018 02:55 WIB
pmk

Total Sport

IBL Siap Bergulir di 5 Kota

Redaktur:

Sejumlah pemain asing meramaiikan IBL 2017.

INDOPOS.CO.ID- Indonesian Basketball League (IBL 2017) akan kembali digelar dengan pertandingan perdana di Surabaya pada 20 Januari 2017. Namun, kali ini IBL 2017 memiliki sistem berbeda dari tahun sebelumnya yakni sistem divisi.
IBL musim 2017 akan terbagi dalam dua divisi yakni divisi merah dan putih. Sistem divisi ini akan memperebutkan juara pool yang nantinya akan otomatis melaju ke semifinal. Peringkat dua dan tiga di tiap pool akan merebutkan dua tiket semifinal berikutnya.

Divisi merah dihuni oleh CLS Knights Surabaya, Satria Muda Pertamina, Bank BJB Garuda Bandung, JNE Siliwangi dan Bima Perkasa Jogja. Sementara divisi putih diisi oleh Petaling Jaya Energi Mega Persada, W88 News Aspac Jakarta, Hangtuah Sumsel, Satya Wacana Salatiga, NSH dan Pacific Caesar.
"Sistem ini bertujuan untuk membangun rivalitas antarklub. Pelaksanaannya tim yang berada satu pool akan bertemu dua kali dan tim dari pool berbeda akan bertemu satu kali," ungkap Direktur Utama IBL, Hasan Gozali dalam Konferensi Pers di Hotel Santika Jakarta, kemarin

"Pembagian divisi kami urutkan berdasarkan hasil peringkat klub di musim reguler," jelasnya.
Selain itu, IBL 2017 akan mendatangi kota kota selain Surabaya seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta. Sementara playoff hingga final akan dilangsungkan format pertandingan home and away dengan best of three.

Sementara itu, Kompetesi Indonesia Basketball League (IBL) 2017 juga  menghadirkan inovasi dengan kedatangan pemain-pemain asing di kompetisi liga basket terbesar Indonesia tersebut. Kehadiran pemain asing itu didatangkan dari Amerika dan Kanada berjumlah 20 pemain.

Formasi pemain asing di setiap tim hanya akan di perbolehkan maksimal dua pemain asing. Sementara bagi tim CLS Knights Surabaya dan W88 News Aspac Jakarta hanya di perbolehkan menggunakan satu pemain karena sudah memiliki satu pebasket asing yang sudah di naturalisasi.Pembiayaan kedatangan dan gaji pemain asing dibiayai oleh Liga. Namun, di luar itu klub akan membiayai kebutuhan pemain. 

"Kami membatasi USD 4.000 per tim dan gaji USD 3.000. Tidak boleh lebih dari itu," ungkap Hasan Gozali, 
"Adanya pemain asing ini seperti Kobatama di Indonesia beberapa tahun lalu. Ini kesempatan bagus. Ini bisa jadi kebanggaan basket di Indonesia. Pemain jadi terbiasa melawan pemain asing,"  timpal  Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), Danny Kosasih.
Sebagai tambahan informasi, setiap pemain asing wajib dimainkan. Jika tidak mengalami cedera, seorang pemain asing minimal harus bermain selama tiga dari empat kuarter pertandingan. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: # 

Berita Terkait

IKLAN