Rabu, 17 Oktober 2018 09:53 WIB
pmk

Internasional

Harrods Dituding Tilap Uang Tip

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

MEGAH: Department store Harrods, London. Foto: macrumors

INDOPOS.CO.ID–Selain gaji, denyut kehidupan pelayan di restoran sangat dipengaruhi besaran tip yang diterima setiap bulan. Ketika mengetahui tip yang selama ini dikumpulkan dari pengunjung ditilap pemilik tempat makan tersebut, mereka marah. Begitulah yang terjadi pada jaringan department store Harrods di Inggris.

Potongan yang dikenakan tidak tanggung-tanggung, besarnya 75 persen. Tidak terima, pramusaji dan para chef di restoran-restoran yang berada di Harrods akhirnya turun ke jalan Sabtu lalu (7/1). Jaringan Harrods memiliki 16 restoran. Jumlah pegawai di restoran-restoran tersebut lebih dari 450 orang.

Menurut Sekjen Serikat Buruh United Voices of the Worlds (UVW) Petras Elia, Harrods mengenakan uang jasa pelayanan yang ditambahkan dalam nota tagihan makan malam pelanggan restoran. Setiap tahun uang jasa pelayanan alias tip tersebut kurang lebih 3,5 juta poundsterling (sekitar Rp 56, 99 miliar). Dari jumlah tersebut, Harrods ditengarai mengambil 75 persen.

’’Uang jasa pelayanan sebesar 2,5–2,75 juta poundsterling (Rp 40,7 miliar–Rp 44,8 miliar) per tahun yang seharusnya mengalir ke pramusaji dan chef malah berakhir di kantong keluarga Kerajaan Qatar,’’ ujar Elia. Padahal, para pelanggan restoran pasti berpikir bahwa uang tip tersebut diberikan kepada pegawai. Pada 2010, Harrods dibeli Qatar Holdings.

Aksi demo tersebut berakhir dengan ditangkapnya dua demonstran oleh pihak kepolisian. Yakni, seorang pemuda 18 tahun yang menyalakan bom asap. Juga ditangkap seorang perempuan 51 tahun yang dituding melakukan tindak kekerasan kepada petugas kepolisian yang tengah berjaga.

Juru bicara Harrods mengungkapkan, pihaknya telah membayar semua pegawai secara adil dan di atas upah minimum nasional. Mereka saat ini memperbaiki sistem distribusi uang jasa pelayanan. Sistem tersebut biasanya direvisi secara teratur beberapa bulan sekali. 

’’Seperti kebanyakan bisnis sektor jasa, Harrods mengoperasikan sistem Tronc atas nama pelayan restoran,’’ ujar sang juru bicara. Dalam sistem tersebut, uang tip dijadikan satu, lalu dibagikan kepada pegawai restoran. Biasanya sekitar 70 persen untuk pelayan, sisanya untuk dapur dan pendukung yang lain. Nah, dalam kasus Harrods, yang dibagikan hanya sebagian kecil dari uang tip yang dikumpulkan selama ini. (Evening Standards/BBC/Mirror/sha/c4/any/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #harrods 

Berita Terkait

IKLAN