Kamis, 20 September 2018 12:31 WIB
pmk

Liga Italia

Jamu Milan jadi Ajang Revans Il Toro

Redaktur:

Pelatih Torino Sinisa Mihajlovic

INDOPOS.CO.ID - Baru empat hari usai menundukkan Torino 2-1 pada babak 16 besar Coppa Italia, AC Milan harus kembali bertemu klub berjuluk Il Toro itu pada giornata ke-20 Serie A dini hari nanti. Namun, Milan harus waspada, laga kali ini bisa saja menjadi ajang balas dendam Torino.

Kekalahan pasukan Sinisa Mihajlovic saat itu memang begitu menyakitkan. Bagaimana tidak, Torino sempat unggul lebih dulu melalui gol Andrea Belotti pada menit ke-27 dan mengamankan laga hingga paruh pertama usai. Namun, Juraj Kucka dan Giacomo Bonaventura berhasil membalikkan keadaan. Akibatnya, impian Torino untuk merengkuh trofi Coppa Italia harus musnah.

Tentu saja perjumpaan kedua tim tersebut pada lanjutan Serie A bakal beraroma balas dendam. Meski, Torino menjalani musim ini dengan tertatih-tatih. Meski mendatangkan kiper bintang Inggris Joe Hart, namun tim ini jauh dari tim yang bermain tim defensif. Terbukti, Il Toro hanya lima kali mendapatkan clean sheet dan kebobolan 27 gol sejauh ini.

Sementara itu, Torino hanya sekali mengecap kemenangan, empat di antaranya pulang tanpa poin dan sekali bermain imbang dalam enam laga terakhir. Padahal, sebelumnya mereka berhasil merengkuh tiga kemenangan beruntun. Meski demikian, Torino bisa lebih percaya diri. Berdasarkan riwayat pertemuan terakhir mereka di Stadio Olimpico, penampilan Torino tidak buruk-buruk amat. Dalam enam laga home, Torino berhasil menahan imbang Milan sebanyak empat kali. Sisanya, poin penuh direbut tim tamu.

Catatan tersebut yang kemudian membuat Il Toro tidak merasa inferior dibanding pasukan Vincenzo Montella. ''Kami akan membuktikan bahwa kami belum mati,'' tegas allenatore Torino Sinisa Mihajlovic kepada Mediaset Premium. ''Saya berharap tim ini menyadari apa yang harus mereka lakukan. Kami kalah dalam dua laga melawan Milan dan semoga kami bisa membalas dendam,'' imbuh  47 tahun itu.

Miha yakin bahwa Torino bisa mengalahkan Milan kali ini. Mengingat dia pernah menukangi klub berjuluk I Rossoneri itu musim lalu, ''Kami tahu kekuatan dan kelemahan Milan. Saya telah menyiapkan tim supaya mereka tahu apa yang harus dilakukan, tidak hanya bermain bertahan, tetapi juga menyerang,'' papar Miha.

Torino sendiri tidak mengalami masalah cedera yang berarti. Hanya Leandro Castan yang masih membutuhkan 20 hari untuk pulih dari cedera dan Cristian Molinaro yang juga absen karena permasalahan yang sama. Sementara Afriyie Acquah harus membela Ghana di Piala Afrika. Namun, meski tanpa mereka, itu tidak memberi pengaruh terhadap penampilan Torino.

Skema andalan 4-3-3 kemungkinan kembali diterapkan Miha pada laga ini. Iago Falque yang sudah pulih dari cedera diperkirakan bakal diterjunkan meski Miha belum tahu apakah Falque bakal dijadikan starter bersama Adem Ljajic dan Andrea Belloti.

Sedangkan dari kubu tamu, Milan berangkat dengan pasukan lengkap. Sang kapten Riccardo Montolivo absen cukup lama karena cedera ligamen kiri. Dan kini sudah digantikan dengan cukup baik oleh Manuel Locateli. Begitu pula dengan Mati Fernandez yang juga berjuang memulihkan cedera.

Dengan skema 4-3-3, Montella kembali mempercayakan Carlos Bacca untuk memimpin lini serangnya bersama Giacomo Bonaventura dan Suso. Alessio Romagnoli yang sudah pulih bakal berduet dengan Gabriel Paletta di jantung pertahanan Rossoneri.

''Tim ini telah membuktikan bahwa mereka memiliki semangat dan harga diri,'' kata Montella sebagaimana dilansir Sky Sport Italia. ''Torino adalah tim yang bagus, apabila Selasa nanti kami bisa mengubah pertandingan (tidak seperti pertemuan di Coppa Italia), itu artinya kami telah berkembang cukup bagus,'' timpalnya.

Awal buruk yang mereka lakukan pada babak 16 besar Coppa Italia diakui Montella karena determinasi yang ditunjukkan oleh Torino. Mereka juga memiliki kecepatan yang tinggi sehingga Torino tidak boleh dianggap sebelah mata.

''Kami harus bisa melakukan penjagaan yang sangat bagus. Terutama kepada Belotti. Tim Sinisa memiliki attitude yang baik di lapangan dan sangat cepat. Jadi, kami juga harus menambah kecepatan,''  tambah mantan manajer Sampdoria dan Fiorentina itu. (okt)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-italia 

Berita Terkait

Jamu Parma, Icardi Ingin Pecah Telur

Liga Italia

Bukan CR7, Tapi CR5,5

Liga Italia

Saham Klub Dibeli dengan Bitcoin

Liga Italia

Jamu Lazio, Juventus Menanti Gol Debut CR7

Liga Italia

Mourinho: Ronaldo Magnet Kuat di Serie A

Liga Italia

Buffon Masih Simpan Ambisi di Liga Champions

Liga Italia

IKLAN