Jumat, 21 September 2018 09:05 WIB
pmk

Liga Italia

Trio MIC Semakin Mematikan

Redaktur:

Jose Maria Callejon

INDOPOS.CO.ID – Trio MIC (Dries Mertens, Lorenzo Insigne, Jose Maria Callejon) kembali tampil mematikan. Berkat kontribusi tridente Napoli itu, Partenopei berhasil menggilas Bologna 7-1 di Renato Dall'Ara pada giornata ke-23 Serie A Minggu  (5/2).

Meski Arkadiusz Milik sudah pulih dari cedera lutut yang diderita sejak Oktober lalu, allenatore Napoli Maurizio Sarri masih mengandalkan trio MIC sebagai tumpuan serangan dalam skema 4-3-3 yang diusungnya. Strategi tersebut ternyata terbukti ampuh.

Sebiji gol dari Lorenzo tercipta pada menit ke-6. Mertens bahkan berhasil mencetak hattrick (33', 43', dan 90'). Sementara Callejon menyumbangkan satu assist bagi gol pertama Marek Hamsik yang juga membikin hattrick untuk kali pertama sepanjang karirnya (4', 33', 74'). Sementara gol hiburan tuan rumah dicetak Vasilios Torosidis (36') Musim ini memang menjadi musim terbaik bagi Trio MIC. Pasalnya, total gol yang mereka ciptakan telah terkumpul menjadi 30 gol, terbanyak dari Trio lain dari klub Serie A lainnya.  SELAMA

Nah, khusus bagi Mertens, ini menjadi kali ketiga winger berkebangsaan Belgia itu mencetak tiga gol atau lebih pada musim ini. Yang pertama adalah ketika melawan Cagliari (11/12), kemudian ketika bersua Torino (19/12) yang saat itu dia menjadi pemain pertama yang mencetak tiga gol atau lebih dalam dua laga berturut-turut Serie A sejak 1974.

Di sisi lain, performa gemilang yang ditunjukkan Trio MIC itu tercoreng lantaran Callejon diusir dari lapangan. Sebelumnya, winger 29 tahun itu sudah mendapatkan kartu kuning pertama ketika tangannya menyentuh bola (25').

Semenit kemudian, wasit Davide Massa menjatuhkan kartu merah kepadanya karena menekel Adam Nagy. Insiden tersebut bermula ketika Callejon ingin merebut bola dari Nagy. Hanya saja gelandang 21 tahun itu sudah memberikan bola terlebih dulu kepada Domenico Maietta.

Namun, keberuntungan Bologna yang hanya melawan 10 pemain tidak berlangsung lama. Sebab, tuan rumah juga kehilangan satu pemain enam menit kemudian. Yakni Adam Masina yang mendapatkan kartu merah usai menekel Mertens dari belakang.

Kendati jumlah pemain imbang 10-10, Bologna tetap tidak mampu menahan gempuran Napoli. Terbukti, gol-gol penggawa Partenopei masih tercipta hingga akhir laga. Tambahan tiga poin ini membuat Napoli memangkas jarak dengan sang pemuncak klasemen, Juventus,yang mengumpulkan total 51 poin.

Sayanganya, posisi Napoli belum aman karena mereka masih bisa turun ke urutan ketiga seandainya AS Roma berhasil mengalahkan tamunya, Fiorentina Rabu (8/2) nanti. Jarak dengan Juventus pun bisa melebar lagi apabila La Vecchia Signora berhasil menjungkal Inter Milan, dini hari.

Meski begitu, Sarri tetap memberikan pujian kepada para pemainnya terutama Trio MIC. Apalagi, gol-gol yang berhasil mereka ciptakan telah menorehkan sejarah bagi Napoli yang sebelumnya tidak pernah mencetak enam gol pada laga away Serie A.

''Mertens, Insigne, dan Callejon sangat bagus dan saya merasa kurang benar apabila tidak memainkan satu di antara mereka,'' kata Sarri sebagaimana dilansir Sky Sport Italita. ''Dia (Mertens, Red) sangat menikmati dan sangat antusias dengan perannya, Insigne bermain di level terbaik. Sementara Callejon, saya tidak melihat sesuatu yang serius (soal pelanggaran),'' tambahnya.

Tidak hanya Trio MIC, laga ini juga menjadi laga istimewa bagi Hamsik. Sebab, ini menjadi kali pertama gelandang Slovakia itu mencetak hattrick sepanjang karirnya. Total 109 gol yang dia ciptakan bersama Napoli juga berhasil mendekati rekor milik legenda Napoli Maradona (115 gol). Bahkan, Hamsik langsung membawa pulang bola yang dimainkan pada laga tersebut. ''Ini (bola) adalah trofi buat saya dan saya akan menyimpannya,'' ujar Hamsik. ''Saya berharap bisa melampaui rekor Maradona. Apabila tidak bisa di musim ini, mungkin di musim selanjutnya. Dan saya sangat senang karena sudah semakin dekat,'' tambahnya.

Kekalahan di depan pendukungnya sendiri tentu menyakitkan bagi Bologna. Namun, manajer klub berjuluk Rossoblu, Roberto Donadoni berkilah bahwa kegagalan tendangan penalti Mattia Destro menit ke-26 lantaran berhasil ditepis Pepe Reina menjadi alasan di balik jebloknya performa mereka. ''Kami mengawali pertandingan dengan sangat buruk. Dan itu membuat performa kami menurun hingga akhir,'' terang Donadoni. (okt)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-italia #serie-a 

Berita Terkait

Jamu Parma, Icardi Ingin Pecah Telur

Liga Italia

Jamu Parma, Icardi Ingin Pecah Telur

Liga Italia

Bukan CR7, Tapi CR5,5

Liga Italia

Bukan CR7, Tapi CR5,5

Liga Italia

Saham Klub Dibeli dengan Bitcoin

Liga Italia

Jamu Lazio, Juventus Menanti Gol Debut CR7

Liga Italia

IKLAN