Selasa, 25 September 2018 04:24 WIB
pmk

Likuiditas Perbankan Masih Melimpah

Redaktur: Wahyu Sakti Awan

ILUSTRASI

INDOPOS.CO.ID-Bank Indonesia (BI) memastikan kondisi perbankan awal 2017 dalam posisi positif. Itu tercermin dari kondisi likuiditas melimpah pada setiap perbankan. Kondisi itu menjadi bekal baik menyongsong pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun ini.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Dody Zulverdi menjelaskan likuiditas bisa dilihat dari hasil lelang instrumen moneter Bank Indonesia melalui sistem ‎Variable Rate Tender (VRT). Di mana, sejauh ini dari dua kali lelang dilakukan dengan platform VRT, rata-rata tertimbang sedikit turun‎. ”Jadi, sejak awal tahun ini mayoritas bank punya likuiditas longgar,” tutur Dody di Jakarta, Senin (6/2).

Meski begitu, Dody tidak menjamin liquiditas itu akan terus melimpah hingga penghujung tahun. Alasannya, penerapan VRT menggantikan Fixed Rate Tender (FRT), penetapan bunga tidak tetap. Bunga akan berubah sewaktu-waktu sesuai penawaran perbankan. ”Lebih fleksibel dan berubah sesuai perkembangan di lapangan,” imbuhnya.

Dalam perkiraan Dody, rate dari hasil lelang instrumen moneter Bank Indonesia akan naik pada bulan Maret-April. Itu terjadi karena pada bulan itu banyak perusahaan menarik dana untuk pembayaran pajak. Dengan begitu, bisa diartikan kalau likuiditas bank ketat.

Meski begitu, Dody menggaris bawahi dengan berubahnya rate lelang itu tidak mencerminkan perubahan stand kebijakan moeneter bank Indonesia. Dengan begitu, secara teknis, perubahan pelaksanaan tender supaya lebih efisien. Karena bagaimana pun, sistem tersebut menjadi opsi dalam melihat situasi likuiditas perbankan.

Hingga awal Februari 2017, setidaknya terdapat senilai Rp 350 triliun dana perbankan ditaruh di Bank Indonesia melalui operasi moneter sudah dilakukan. Dana itu jauh lebih tinggi dibanding penghujung 2015 di kisaran Rp 90 triliun. (far)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bank-indonesia 

Berita Terkait

Cegah Melemah, Transaksi Pakai Rupiah

Nasional

BI Yakin Mampu Lewati Tekanan terhadap Rupiah

Headline

Anies Senang BI Permudah DP Rumah

Jakarta Raya

IKLAN