Jumat, 21 September 2018 07:39 WIB
pmk

Formula 1

Mercedes Tuntut Jaga Gelar, Bottas Hanya Diikat Semusim

Redaktur:

Valtteri Bottas

INDOPOS.CO.ID  - Pembalap Valtteri Bottas menjadi salah satu pembalap yang akan disorot sangat signifikan. Dia resmi menjadi pengganti Nico Rosberg di Mercedes setelah dikontrak selama semusim. Digaet dari Williams, ekspektasi kepada Bottas akan sangat tinggi mengetahui Mercedes adalah unggulan pertama di F1, dan yang dia gantikan adalah juara dunia. Eks pembalap F1 Mika Salo, angkat bicara soal ini. Dia mengaku Mercedes memberikan situasi yang sangat sulit bagi Bottas pada musim 2017.

“Sangat mengejutkan untuk memberi kontrak berjangka satu tahun di F1 saat ini. Semua pembalap menginginkan kontrak jangka panjang. Saya tak tahu alasan di balik jumlah kontrak itu. Bottas padahal cukup berkualitas untuk diberikan kontrak jangka panjang. Dia  berada dalam situasi sulit karena harus menghadapi Lewis Hamilton dengan kontrak hanya satu tahun,” ujar Salo kepada Motorsport.

Meski begitu, Salo punya harapan tersendiri Bottas bisa memberikan performa paling maksimal dan cukup berkualitas untuk menangani tekanan yang ada. “Dia adalah sosok profesional dan sudah empat tahun berkiprah di Formula 1. Jadi itu bukan masalah. Ketika dia bisa menenangkan pikirannya, performanya akan jadi lebih baik.
 ujarnya.

Musim lalu menjadi musim yang cukup baik bagi Red Bull Racing. Duet Daniel Ricciardo dan Max Verstappen mampu tampil apik dan menjadi penyaing utama Mercedes. Pada 2017 ini, persaingan dari Red Bull dipastikan akan semakin panas. Mantan pembalap mereka, Mark Webber, baru saja membuat pernyataan soal perbandingan Ricciardo dan Verstappen.

Menurutnya, Ricciardo masih ada beberapa tingkat lebih baik dari Verstappen. Karena secara kualitas dan pengalaman Ricciardo juga lebih baik. Menarik ditunggu pertarungan kedua pembalap. Meski memang persaingan Ricciardo dan Verstappen terbilang sehat mengetahui hubungan keduanya sangat dekat di luar sirkuit.

“Pertarungan mereka akan sangat ketat kembali seperti tahun lalu. Tapi, Ricciardo tetap lebih tenang. Pengalaman yang dimiliki akan sangat berguna terutama pada awal musim nanti. Ketika Anda melihat regulasi yang berubah, sosok seperti Ricciardo yang sempat mengendarai beberapa mobil, menjadi kelebihan. Terlepas dari itu, Verstappen adalah talenta besar yang masih belajar saat ini,” ujarnya kepada Autosport.

Yang mengejutkan soal umlah penonton F1 yang dinilai terus menurun. Ini tentu membuat Ferrari cemas. Bahkan mmanajemen menyatakan tidak dapat terus berkomitmen di F1, jika jumlah penonton tidak mengalami kenaikan. Dikutip dari Crash, Chairman dan CEO Ferrari, Sergio Marchionne, mengungkapkan hal tersebut dalam pertemuan dengan investor beberapa waktu lalu. Marchionne memiliki keyakinan jika Liberty Media, pemilik hak komersial F1 yang baru, mampu meningkatkan kembali daya tarik F1. “Harapan saya, secara jujur, saya ingin olahraga ini semakin baik di 2017. Dan saya pikir pada dasarnya kami ingin terus berkomitmen, tapi bagaimana pun kami tidak bisa jika jumlah penonton terus menurun," kata Marchionne.

Marchionne menambahkan, Ferrari tidak akan berinvestasi atau membuat kesepakatan hingga nantinya ada kejelasan soal hak komersial yang akan berakhir pada 2020. Marchionne menjelaskan, pertemuan dengan Liberty Media bukan hanya membahas soal investasi, tapi juga bagaimana mereka akan bekerja setelah 2020.

"Salah satu yang diajukan dengan bos baru F1, Chase Carey, adalah soal kontrak yang berakhir pada 2020. Saya berharap Liberty memahami bagaimana membuat F1 menjadi sebuah hiburan. Dengan jumlah penonton yang menurun, kami perlu kembali membuat olahraga ini menjadi populer," kata Marchionne.

Red Bull diprediksi punya kesempatan serius untuk menantang Mercedes dalam perebutan gelar 2017. Begitu menurut Mark Webber. Pebalap F1 periode 2002–2013 yang menghabiskan tujuh musim terakhirnya bersama Red Bull itu menilai bekas timnya tersebut bisa tampil oke di 2017 dalam usaha mengakhiri dominasi Mercedes tiga musim terakhir. “Saya pikir Red Bull sudah melewati musim dingin yang tenang dan mereka akan jadi cukup tangguh. Semua tergantung pada siapa yang akan lebih dulu menguasai regulasi-regulasi baru ini. Biasanya Adrian Newey, pimpinan aspek teknis Red Bull) cukup jago dalam hal tersebut," imbuhnya. ," kata Webber dilansir Motorsport di London. (rap/dts/JPG)


TOPIK BERITA TERKAIT: #totalsport 

Berita Terkait

Indonesia Ikut Zurkhaneh, Apa Itu?

Total Sport

Jogjakarta dan Jawa Tengah Kuasai Kejurnas Korball

Total Sport

Tekuk Kalbar, Tim Voli Junior Banten Juara Grup

Total Sport

400 Peserta Ikuti Senam Pernapasan

Total Sport

IKLAN