Kamis, 15 November 2018 08:02 WIB
pmk

Liga Italia

I Lupi Pecahkan Rekor 1930

Redaktur:

kevin strootman (kiri) dan Radja Nainggolan (kanan).

INDOPOS.CO.ID – Tidak hanya Juventus Stadium yang terkenal akan keangkerannya, Stadio Olimpico juga bernasib serupa. Itu setelah AS Roma kembali menang di stadion yang menajadi kandang mereka usai menggilas Fiorentina 4-0 pada giornata ke-23 kemarin (8/2).

Catatan manis terukir dalam kemenangan tersebut. Giallorossi-julukan AS Roma selalu meraup poin penuh dalam 13 laga yang berlangsung di stadion yang berkapasitas 70 ribu penonton itu. Semakin istimewa lantaran Daniel de Rossi dkk menorehkan sejarah klub dengan kemenangan kandang beruntun terpanjang sejak 1930. Kesuksesan tersebut diraih melalui dua gol Edin Dzeko pada menit ke-39 dan 83'. Ditambah Federico Fazio (58'), dan Radja Nainggolan (83').

Bagi Dzeko, dwi gol yang dia ciptakan pada laga ini sekaligus menjadi penanda kebangkitan striker berkebangsaan Bosnia Herzegovina itu. Dengan mengoleksi total 17 gol sepanjang musim ini, itu merupakan torehan perdana Dzeko sejak kali terakhir membuat 17 gol atau lebih pada 2010 saat masih berseragam Wolfsburg (22 gol).

Kini Dzeko sudah mengumpulkan 24 gol di semua ajang kompetitif. Torehannya tersebut membuat namanya masuk ke dalam jajaran peraih capocannoniere Serie A. Penampilan Dzeko jauh lebih baik ketimbang musim lalu ketika dia menjalani debut bersama Giallorossi. Saat itu, Dzeko hanya mampu mencetak 10 gol.

Meski tampil moncer, striker 30 tahun itu enggan jemawa. ''Sistem bekerja dengan baik dan saya hanya bisa mencetak gol apabila mendapatkan pasing. Tanpa tim, tidak ada Dzeko,'' kata dia kepada Mediaset Premium.

Di sisi lain, meski Roma pesta gol di depan pendukungnya sendiri, tim tamu sebetulnya juga bermain tidak kalah bagus. Bahkan, dalam hal penguasaan bola, kedua tim bermain imbang (50 persen). Fiorentina juga berhasil membuat 13 tembakan. Sayangnya, hanya dua tembakan yang tepat sasaran akibat buruknya finishing yang dilakukan Gonzalo Rodriguez dkk.

Tidak hanya itu, La Viola-julukan Fiorentina, kerap terjebak offside. Kesalahan individu juga menyumbang kegagalan mereka mencetak gol. Berbanding terbalik Roma. Pasukan Luciano Spalletti itu bahkan 23 kali melakukan tembakan dan delapan di antarannya tepat sasaran.

''Setelah 25 menit, sikap kami sangat baik dan secara fisik, kami melampaui Fiorentina yang mengoper bola dengan baik,'' kata allenatore Roma Luciano Spalletti kepada Sky Sport Italia. ''Kami menerima duel satu lawan satu dan memenanginya,'' imbuhnya.

Kegagalan melawan Sampdoria (29/1) diakui Spalletti sebagai pelecut semangat mereka. Ditambah, kemenangan klub American Football The New England Patriots atas Atlanta Falcons pada ajang Super Bowl. Padahal, England Patriot sempat tertinggal 0-28. Mereka kemudian berbalik dan mengakhiri laga dengan skor 34-28. Hal tersebut menjadi tambahan motivasi Roma untuk mengejar Juventus di puncak klasemen.

''Kami bertugas untuk tetap memiliki keyakinan hingga akhir, seperti dalam banyak laga lain yang bisa menciptakan kejutan. Apabila kami kehilangan poin, kami tidak boleh menyesal. Jadi, malam ini kami berhasil menepis keraguan beberapa orang di sekitar kami. Misi selesai,'' ujar manajer 57 tahun itu.

Hasil positif kali ini mengerek posisi Roma kembali ke peringkat kedua klasemen sementara Serie A. Mereka menggeser Napoli yang sempat merebut posisi tersebut.

Sementara itu, penampilan apik yang ditunjukkan penggawa Roma juga mendapat apresiasi tinggi dari allenatore Fiorentina Paulo Sousa. Dia mengakui bahwa deteminasi tinggi yang ditunjukkan Dzeko dkk berhasil menyulitkan pasukannya yang saat itu tidak cukup agresif dalam memberikan perlawanan.

''Roma mempertahankan tempo tinggi, agresivitas, dan kualitas. Kami tidak memiliki sesuatu pada penyelesaian akhir untuk menciptakan peluang mencetak gol. Kami harus mengakui kualitas dan kekuatan Roma,'' beber Sousa. (okt)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-italia 

Berita Terkait

Bukan Striker Bengal

Indosport

Badai Bikin Tuan Rumah Gigit Jari, Genoa 1 vs Napoli 2

Liga Italia

El Faraon Pembeda

Liga Italia

Kontra Juventus, Don Carlo Dibikin Pusing Tujuh Keliling

Liga Italia

Jamu Fiorentina, Inter Siap Kikis Ancaman Trio Terlaris

Liga Italia

Jadwal Lengkap Pekan Keenam Serie A 2018-2019

Liga Italia

IKLAN